Jumat, 28 Agustus 2026

Dua Hari Tertutup Lumpur, SDN 01 Besu Kembali Dibuka

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Jumat, 24 November 2017 | 12:47 WIB
Camat Morosi bersama dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta warga melihat kondisi sekolah.
Camat Morosi bersama dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta warga melihat kondisi sekolah.

UNAAHA - Aktivitas SDN 01 Besu Kecamatan Morosi kembali terganggu. Pasalnya, dimusim hujan ini, gedung sekolah ini tertutup material pasir dan tanah. Akibatnya aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut dihentikan. Sekolah dasar yang berada di simpang tiga ini sudah beberapa kali mengalami situasi ini. Namun pada kejadian ini, kondisi gedung sekolah semakin parah karena semua ruangan kelas dan kantor tertutup material tanah. Kondisi ini terjadi pasca jalan Trans Sulawesi dari Pohara-Konut diperbaiki dan dikembangkan. Posisi jalanan yang tinggi dibandingkan sekolah membuat material jalan turun membanjiri sekolah. Pihak pengembang telah membuat talud penahan jalan agar tidak longsor. Hanya saja posisi talud yang rendah dibandingkan jalan tidak bisa menahan air bah dan lumpur. Berdasarkan informasi dan fakta yang berhasil dihimpun, gedung SDN 01 Besu ini telah lama tertimbun longsor. Situasi inipun baru mendapatkan perhatian dari DPRD setempat. Beberapa anggota Komisi III telah turun melihat lokasi SD tersebut. "Kondisi ini terjadi jika sudah masuk musim hujan. Kemarin (Rabu) anggota DPRD sudah turun melihat sekolah. Mereka disini hingga jam 17.00 WITA, " ungkap Camat Morosi, Suriana Saranani, Kamis (23/11). Suriana mengatakan, saat turun melihat lokasi, dirinya langsung meminta pihak pemborong jalan untuk membantu mengangkat material tanah tersebut. Pihak pemborong pun bersedia dengan menggerakkan satu unit eksa. "Alhamdulillah pemborong jalan mau bekerjasama dan menurunkan alat beratnya untuk mengangkut material yang menutupi gedung. Kita juga minta agar pemborong membuat jalan untuk siswa turun ke lokasi sekolah. Meski tidak ada anggarannya, pihak pemborong menyahutinya, " jelasnya. Tak hanya pihak pemborong, camat Morosi juga melibatkan warga untuk membersihkan sekolah tersebut. Namun yang dibersihkan baru setengahnya. "Pagi ini (Kamis) saya tanyakan, siswa sudah kembali sekolah. Hanya saja, ruangan kelas masih harus dibersihkan lagi," katanya. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe, Jumrin Pagala, yang dikonfirmasi mengenai kondisi SDN 01 Besu mengungkapkan baru mengetahuinya pada Rabu melalui Camat Morosi. Dirinya mengatakan baru akan turun ke lokasi besok (Jumat). "InsyaAllah besok kita baru turun melihat kondisi sekolah. Kita belum bisa bilang apa-apa, " katanya yang dihubungi melalui telepon selulernya dikarenakan sedang tugas luar. (hdi/ian)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X