Jumat, 28 Agustus 2026

Kery : WNA Kerja Teknis Lebih Dulu

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Jumat, 29 Juli 2016 | 12:03 WIB
Bupati Konawe, Keri S Konggoasa (tengah ) usai mengikuti penyerahan LHP LK di kantor BPK RI Perwakilan Sultra, Kamis (28/7)
Bupati Konawe, Keri S Konggoasa (tengah ) usai mengikuti penyerahan LHP LK di kantor BPK RI Perwakilan Sultra, Kamis (28/7)

 

*Masyarakat Peroleh Giliran Berikutnya di Morosi

KENDARI - Bupati Konawe, Keri S Konggoasa membantah tudingan atas isu yang menyatakan bahwa pemerintah Konawe membiarkan WNA asal negeri tirai bambu membanjiri Konawe untuk bekerja di Morosi.

"Di Morosi tidak ada tenaga ilegal yang ada hanyalah tenaga resmi yang berjumlah kurang lebih empat ratusan dan namanya tercatat," ungkap Keri, Kamis (28/7).

Dengan demikian, pihaknya menyayangkan jika ada oknum yang mau memanfaatkan situasi tersebut dengan cara memojokkan pemerintah. Olehnya itu, pihaknya mempertegas bahwa WNA yang dipekerjakan di Morosi adalah tenaga yang memiliki keahlian.

"Bukan kita tidak mau memberdayakan masyarakat lokal, tetapi yang di kerjakan WNA itu yang teknis. Setelah semua selesai maka WNA akan dipulangkan dan masyarakat akan bekerja di tempat itu," ucapnya.

Hanya saja, kata dia, banyaknya TKA selama ini yang datang ke Sultra tujuannya bukan menuju Konawe melainkan Konawe hanya sebatas tempat melintas. Tujuan utama TKA yaitu perusahaan nikel di Kabupaten Morowali, Sulteng.

"Saya sudah telusuri ternyata TKA hanya lewat Buleleng menuju ke Morowali," tegasnya.

Sementara itu, kata dia, target perusahaan yang tengah dikerjakan oleh TKA di Morosi  awalnya bulan April lalu sudah bisa beroperasi, akan tetapi masih terdapat kendala sehingga menyebabkan terjadinya keterlambatan. (p15/b/put)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X