Jumat, 28 Agustus 2026

Aswad ke Luar Negeri, Kejati Bungkam

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Jumat, 22 April 2016 | 10:39 WIB
Aswad Sulaiman Bupati Konut
Aswad Sulaiman Bupati Konut

KENDARI - Mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Aswad Sulaiman menghilang. Setelah tidak melakukan wajib lapor sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Kantor Konut, Aswad kembali tidak menghadiri pelantikan bupati pengganti dirinya di Kantor Gubernur Sultra, Kamis (21/4).

Seyogyanya, serah terima jabatan Bupati Konut dilakukan saat Bupati Konut yang baru, Ruksamin dilantik. Namun, serah terima itu tidak dilakukan. Aswad dikabarkan sedang menunaikan ibadah umroh. Sehingga tidak menghadiri dua agenda sakral yang wajib dilakukannya tersebut.

Kendati demikian pelaksanaan pelantikan tetap berjalan lancar meski tidak ada penyerahan memori jabatan dari mantan Bupati Konut Aswad Sulaiman ke pasangan bupati terlantik, Ruksamin dan Rauf.

"Berangkat umrah, tidak ada masalah kalau Aswad tidak datang, toh juga pelantikan tetap berjalan dengan lancar kok," ujar Gubernur Sultra, Nur Alam.

Keberangkatan tersebut lanjut dia, Aswad sudah melayangkan surat izin untuk keberangkatan umrah. Nur Alam berharap, kepemimpinan yang lalu dapat dijadikan pelajaran.

Olehnya, politikus PAN itu mengimbau pasangan bupati terlantik untuk transparan dalam pengelolaan keuangan negara. Baik dalam tender maupun dalam penempatan personel sesuai dengan tupoksinya.

“Bupati baru harus bisa transparan dalam hal keuangan dan penmpatan jabatan. Jangan karena keluarga, semua jabatan ditempati keluarganya," tutupnya.

Menanggapi keberangkatan tersangka dugaan korupsi yang menyebabkan kerugian negara capai Rp2,3 miliar itu, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra sepertinya tutup mata dengan memberikan keleluasaan kepada Aswad Sulaiman. Pasalnya, pihak Kejati saat ini enggan berkomentar terkait keberangkatan Aswad Sulaiman ke luar negeri .

"Saya belum tau itu, saya masih di Kolaka mbak, nanti saya sudah di kantor baru saya kasi kabar yah," ujar Kasipenkum dan Humas Kejati Sultra, Janes Mamengkey.

Begitu juga dengan Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Sultra, Andi Muhammad Hamka. And enggan berkomentar terkait keberangkatan Aswad tersebut. Pasalnya, dia tidak lagi berada di kantor.

"Langsung tanya atasan saja yah mbak, saya lagi di bandara ini. Saya mau ke luar kota,” tutupnya. (rs)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X