Kolaka, Rakyatsultra.id - Kehadiran PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) tampak menjadi magnet baru terhadap dunia industri di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Wakil Menteri (Wamen) Tenaga Kerja RI, Immanuel Ebenezer Gerungan, menegaskan, Pemerintah Indonesia bersama masyarakat siap mendukung penuh investasi PT IPIP di Indonesia.
Penegasan tersebut disampaikan Wamen Immanuel Ebenezer, saat melakukan kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) di kawasan industri (smelter) PT IPIP di Kabupaten Kolaka pada Senin (16/6).
Dalam kunjungannya ke PT IPIP tersebut Wamen Immanuel Ebenezer hadir bersama anggota DPR-RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sultra, H Ahmad Safei, Bupati Kolaka, H Amri Jamaludin, Kapolres Kolaka, AKBP Yudha Widyatama Nugraha SIK, serta sejumlah pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam keterangan persnya, Immanuel, menegaskan, tugas Pemerintah Pusat sesuai perintah dan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yakni harus memberikan pelayaan langsung pada masyarakat, termasuk menjaminan keamanan investasi PT IPIP untuk kepentingan masyarakat.
“Investasi PT IPIP harus bersama dijaga oleh semua pihak agar berjalan kondusif. Termasuk dari segala kepentingan, kalau ada oknum kelompok preman yang berkedok Ormas melakukan pemalakan atau gangguan, maka itu harus dilawan bersama. Kami dan Bupati siap pasang badan dari gangguan tersebut,” tegas Immanuel.
Ia pun menegaskan, Negara bersama masyarakat akan terus mendukung penuh investasi PT IPIP, agar dapat memberikan kontribusi nyata pada Bangsa dan Negara. PT IPIP harus dapat memberikan kesejateraan dan peningkatan ekonomi pada masyarakat lokal, menurunkan angka pengangguran, serta menjamin kesejateraan buruh.
“Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Kolaka, komitmen akan melawan pejabat daerah ataupun pejabat pusat yang melakukan pemerasan pada investasi. Kita harus mencontoh Negera Cina yang berani mengeksekusi mereka yang Korupsi, sehingga mampu menciptakan Negara yang kuat dan bebas dari korupsi,” ujar Immanuel.
Menurutnya, Pemerintah akan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pembangunan PT IPIP termasuk pekerja lokal. Semua harus bersinergi antara Pemerintah Daerah dengan PT IPIP untuk menciptakan tenaga kerja lokal yang berkualitas dan unggul, sesuai dengan kebutuhan dunia industri melalui pelatihan di BLK.
“Hilangkan isu yang tidak membangun, tenaga kerja lokal harus bisa menerima dan mencontoh disiplin kerja, etos kerja dan sikap kerja tenaga kerja asing. Tenaga kerja lokal harus bisa bersaing dan membekali diri dengan ilmu, skill dan keterampiran untuk kesiapan menghadapi persaingan di dunia industryi,” tandas Immanuel.
Dalam kunjungannya ke PT IPIP tersebut, Wamen Immanuel Ebenezer, terlihat sangat ceria dan bersemangat setelah mendapatkan sejumlah pemaparan dan informasi secara terbuka, serta melihat langsung setiap proses konstruksi pembangunan fasilitas industri (smelter) dan pembangunan kawasan PT IPIP, yang digadang-gadang bakal menjadi kawasan industri terbaik dunia.
Sementara itu, Anggota DPR-RI Komisi IX, Ahmad Safei, mengungkapkan, dirinya memiliki sejarah tersendiri atas kehadiran investasi PT IPIP di Bumi Mekongga, sehingga ada beban moral dan sosial untuk melihat investasi PT IPIP sukses dan berhasil dengan baik.
“Saya yang tanda tangani rekomendasi PT IPIP. Sehingga kami sangat berharap investasi ini bisa sukses dan membawa kebaikan untuk semua, mensejaterahkan masyarakat kolaka,” ujar Ahmad Safei, mantan Bupati Kolaka dua priode.
Hal senada diungkapkan Bupati Kolaka, H Amri Jamaluddin. Pemda Kolaka, kata Amri akan terus berkaloborasi dengan PT IPIP untuk bersama menyukseskan investasi PT IPIP, serta bersama menjaga keamanan. Ia optimis, investasi PT IPIP akan membawa kesejateraan bagi masyarakat Sultra, khususnya masyarakat Kabupaten Kolaka.
“Semua harus bergandengan tangan untuk menyukseskan investasi ini, serta menjaga keberlanjutannya untuk kesejateraan masyarakat. Pemda akan menjamin keamanan investasi PT IPIP,” tegasnya.