Jumat, 28 Agustus 2026

Penyakit Ispa Melanda Kabupaten Bombana

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 4 Juni 2025 | 06:41 WIB
Rahmat
Rahmat

Bombana, Rakyatsultra.id - Dalam kurun beberapa pekan terakhir di tahun 2025 penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) sering melanda masyarakat Ibu kota Kabupaten Bombana yaitu Rumbia.

Ispa yaitu infeksi yang menyerang saluran pernapasan yang dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus dan bakteri. Beberapa contoh penyakit Ispa adalah flu biasa, influenza, sinus, dan radang tenggorokan.

Kepala Puskesmas Rumbia, Rahmat AMK SSi menjelaskan Ispa dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, terutama mereka dengan kondisi tubuh yang kurang fit. 

“ Sejak tahun ini, penyakit Ispa sering dialami masyarakat khususnya Rumbia, jumlahnya itu sudah mencapai puluhan orang, “ kata Rahmat di ruang kerjanya Selasa (3/6).

Lebih lanjut dia memaparkan, untuk di tahun 2024 kemarin pasien Ispa itu mencapai 601 orang yang telah ditangani baik itu anak-anak maupun orang dewasa.

“Untuk pasien kami telah menyediakan berbagai perlengkapan medis di puskesmas kami ini, selain ruangan rawat inap, oksigen juga kami siapkan,” ujar Rahmat.

Lebih lanjut Rahmat menjelaskan, penyakit ini memang tidak berbahaya namun jika tidak ditangani bisa mengakibatkan kematian, untuk itu pihaknya selalu memberikan penanganan serius.

“Untuk saat ini belum ada masyarakat yang meninggal dunia akibat penyakit ini, namun penyakit ini tidak boleh juga dianggap remeh karena mengganggu aktivitas kita hari-hari apa lagi penyakit seperti ini mengganggu saluran pernapasan, “ terangnya.

Kepala Puskesmas Rumbia menyarankan agar selalu menjaga kebersihan, karena itu kunci dalam mencegah penyebaran berbagai penyakit, termasuk Ispa. Pastikan Anda mencuci tangan secara menyeluruh sebelum makan guna menghindari transfer kuman dan virus dari tangan ke mulut Anda.

Saat ditanyakan penyakit demam berdarah dimusim penghujan sekarang ini, Rahat mengatakan belum ada pasien demam berdarah untuk wilayah Rumbia.

“Kami belum menerima pasien demam berdarah hingga saat ini, jika nantinya ada pasti kami akan mendata dan melakukan penanganan oleh tim DBD, “ pungkasnya rs

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X