“Yang salah itu bukan ibu guru, tapi saya. Karena saya yang datangi dia dan bilang kalau saya sudah cerai dengan istri saya. Jadi jangan bawa-bawa ibu guru,” tuturnya.
A mengaku hubungan rumah tangganya dengan PP memang sudah lama tidak harmonis. Bahkan sejak Desember 2024, ia memilih meninggalkan rumah dan tinggal bersama orang tuanya.
“Saya sudah lama pisah sama dia. Waktu itu saya minta berhubungan, tapi PP menolak. Karena itu saya pilih pergi tinggalkan rumah,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, A meminta agar WRSM tidak lagi diseret dalam persoalan rumah tangganya. Ia juga berharap PP segera mengembalikan buku nikah agar proses perceraian bisa diselesaikan secara baik-baik.
“Saya memang sudah lama mau cerai sama PP, tapi dia tahan buku nikah sehingga saya tidak bisa urus. Jadi supaya tidak ada fitnah, sebaiknya kasih itu buku nikah supaya kami bisa cerai baik-baik,” tutupnya.