Jumat, 28 Agustus 2026

Begini Konsep Morikana yang Digaungkan Pemkot Baubau dalam Pembangunan Daerah

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Jumat, 19 November 2021 | 06:56 WIB
Andi Hamzah.    BAUBAU- Dalam upaya percepatan pembangunan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Baubau mencanangkan pembangunan daerah yang strategis dan berkesinambungan dalam konsep Morikana. Konsep ini menjadi dasar pijakan Pemerintah daerah dalam membangun sistem sarana dan prasarana sebagai infrastruktur dasar untuk meningkatkan geliat ekonomi masyarakat. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Baubau, Andi Hamzah menuturkan program Mobilisator Rencana Integrasi Kawasan Agraria, Niaga dan Pariwisata (Morikana) merupakan upaya Pemerintah Kota Baubau dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat dalam segi infrastruktur daerah. Terlebih infrastruktur merupakan motor penggerak perekonomian yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. "Jalan merupakan infrastruktur dasar bagi terjadinya pergerakan perekonomian di suatu wilayah. Di mana sistem pendukung dan pendorong prasarana transportasi sangat berperan terhadap efisiensi dan efektifitas kegiatan ekonomi suatu wilayah," tuturnya. Kata dia, meningkatnya arus penumpang, permintaan barang dan jasa khususnya di bidang perhubungan darat tentu menjadikan Kota Baubau harus menyiapkan infrastruktur yang memadai. Sehingga dengan program Morikana akan menjabat tantangan itu. "Peningkatan perekonomian, perdagangan dan jasa, pariwisata serta peningkatan pertambahan jumlah penduduk merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh Kota yang berkembang seperti Kota Baubau. Jadi kita harus siap hadapi itu dengan menyiapkan segala kebutuhannya," tambahnya. Dia menambahkan, lahirnya konsep Morikana itu menyangkut pembangunan infrastruktur jalan lingkar yang mengitari kawasan Kota Baubau, jalan bentar (by pass) di Kecamatan Kokalukuna. Selain itu, pembangunan jembatan yang menghubungkan Kepulauan Buton dan Kepulauan Muna tak luput dari konsep Morikana itu. "Selain menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, konsep Morikana ini juga akan mempercepat perjalanan kita ke satu sisi kota ke sisi kota yang lain tanpa harus melalui pusat kota. Sehingga kemacepatan dan kepadatan di pusat kota dapat terurai," jelasnya. Dijelaskan, pembangunan jalan lingkar Kota Baubau akan dimulai dari Pantai Nirwana-Batauga menuju Labalawa, Sorawolio dan melintas ke Bungi. Sementara itu, pembangunan jalan by pass yang menghubungkan dua pusat pertumbuhan sosial ekonomi antara Kawasan Pelabuhan Murhum dan Kawasan Pergudangan Kota Baubau di Lakologou. "Pembangunan jalan lingkar akan memengaruhi naiknya nilai lahan diwilayah itu. Selain itu pula, distribusi sebaran penduduk akan lebih merata dengan dibukanya akses jalan lingkar, karena sebaran penduduk akan cenderung mengikuti pusat-pusat kawasan ekonomi baru yang akan lahir di sepanjang jalan lingkar tersebut," tutupnya. (m2/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB
X