Laode Arusani.
BATAUGA- Mimpi besar Pemerintah Kabupaten Buton Selatan untuk melahirkan kabupaten Kasiba sebagai kabupaten baru di Kawasan Buton Selatan tengah digalakan. Itu karena Buton Selatan terbagi dua wilayah, daratan dan kepulauan. Ini memungkinkan untuk dibentuk daerah otonom baru (DOB) agar memudahkan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Buton Selatan, Laode Arusani menuturkan wacana pemekaran Kasiba (Kadatua, Siompu dan Batu Atas) sebagai salah satu daerah otonom baru (DOB) yang terlepas dari induknya yakni Kabupaten Buton Selatan bukanlah isapan jempol belaka. Pasalnya, saat ini pihaknya tengah menyusun rancangan dokumen pembentukan DOB tersebut.
"Sekarang kami tengah fokus mempersiapkan kebutuhan percepatan pemekaran Buton Selatan wilayah kepulauan untuk menjadi daerah otonam baru. Setidaknya rancangan nama Kabupaten yakni Kasiba itu berasal dari gabungan 3 pulau yang nantinya akan menjadi cakupan wilayah DOB itu sendiri," tuturnya
Kata dia, wacana pembentukan kabupaten baru dikawasan Buton Selatan diyakini pihaknya bukan untuk menimbulkan sebuah polemik. Terlebih semangat tersebut dikumandangkan agar roda percepatan pembangunan di suatu wilayah dapat berjalan dengan cepat.
"Lahirnya DOB di suatu wilayah tentu akan memberikan multi efek bagi masyarakat. Baik itu geliat pembangunannya, peningkatan kesejahteraan masyarakatnya bahkan akan berpengaruh pula pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusianya," tambahnya
Dia menambahkan, setelah merampungkan seluruh dokumen pendukung calon daerah persiapan otonom baru pihaknya akan mendorong ke tingkat propinsi Sultra. Di mana hal tersebut bertujuan untuk mendapat dukungan penuh atas mimpi dan cita-cita masyarakat wilayah kepulauan di Kabupaten Buton Selatan untuk membentuk diri menjadi kabupaten baru untuk memudahkan pelayanan administrasi pemerintahan.
"Yang pasti pencangan pemekaran Kasiba menjadi kabupaten sendiri yang terlepas dari induknya yakni Kabupaten Busel kita tetap dukung dan dorong. Apalagi ini adalah mimpi kita semua yang tentunya perjuangan pemekaran ini kita dorong sesuai prosedur yang ada jangan ada konflik yang nantinya akan merugikan seluruh pihak baik pemangku kepentingan maupun masyarakat secara menyeluruh," jelasnya
Untuk diketahui, Kabupaten Buton Selatan merupakan daerah hasil pemekaran Kabupaten Buton. Di mana, sejak tahun 2014, Buton Selatan lahir menjadi Daerah Otonom Baru melalui undang-undang nomor 16 tahun 2014 dan telah melahirkan 3 Pejabat Pelaksana Bupati (2014-2017) dan 2 Bupati definitif (2017-2022). (m2/b/aji)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:01 WIB
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:57 WIB
Kamis, 6 Agustus 2026 | 08:16 WIB
Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:11 WIB
Rabu, 15 Juli 2026 | 20:26 WIB
Selasa, 14 Juli 2026 | 22:11 WIB
Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:29 WIB
Jumat, 3 Juli 2026 | 19:26 WIB
Jumat, 26 Juni 2026 | 10:51 WIB
Senin, 22 Juni 2026 | 08:55 WIB
Selasa, 16 Juni 2026 | 21:57 WIB
Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:57 WIB
Rabu, 27 Mei 2026 | 19:52 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 21:03 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 22:34 WIB
Rabu, 20 Mei 2026 | 22:54 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 22:21 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:10 WIB