Jumat, 28 Agustus 2026

Baubau Rawan Kasus Kriminal

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Senin, 3 Oktober 2016 | 10:57 WIB
Alat busur yang kerap digunakan (llustrasi)
Alat busur yang kerap digunakan (llustrasi)

-
Alat busur yang kerap digunakan (llustrasi)

BAUBAU, RSONLINE - Kasus kriminal menggunakan busur oleh orang tak dikenal (OTD) kembali terjadi di Kota Baubau. Setelah korban pembusuran yang dialami oleh pelajar SMP Negeri 4 Baubau warga Kelurahan Wameo Kota Baubau sesaat hendak pulang sekolah pada Jumat pekan lalu, nasib serupa kini kembali dialami Safrin (19) warga Kelurahan Bonebone Kecamatan Batupoaro Kota Baubau yang nyaris tewas ditangan sejumlah pemuda yang belum diketahui identitasnya itu, Sabtu (1/10) sekitar pukul 15.00 Wita.

Menurut saksi mata yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di RSUD Palagimata, menuturkan pihaknya tidak mengetahui persis kejadian yang menimpa rekannya itu. Namun demikian, pihaknya mengaku kaget ketika rekannya itu terbaring lemah dengan kondisi busur menancap dilehernya.

"Rekan kami ini masih main domino. Tapi entah persoalan apa tiba-tiba ada sejumlah pemuda yang menggunakan sepeda motor langsung melayangkan busur dan mengenai leher teman kami ini," tuturnya.

Kata dia, melihat rekannya yang terkapar, bersama teman lainnya langsung melarikan korban ke RSUD Palagimata Kota Baubau untuk mendapat perawatan intensif. Namun hingga beberapa jam lamanya korban terkapar di ruang UGD, korban belum juga mendapat penindakan dari pihak medis.

"Saya tidak tahu pelakunya siapa. Tapi kami curiga ini salah sasaran," tambahnya.

Sementara itu, Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Baubau, Ipda Desi Simon membenarkan kejadian yang dialami oleh Safrin (19) tersebut. Namun demikian, pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap para tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Benar pada hari Sabtu tanggal 1 Oktober 2015 jam 15.00 Wita bertempat di Kelurahan Bonebone, Kecamatan Batupoaro Kota Baubau telah terjadi penganiayan yang dialami oleh Safrin (19). Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian Polres Baubau," singkatnya.

Saat ini pihak kepolisian Polres Baubau tengah mengumpulkan petunjuk dan bukti-bukti serta keterangan sejumlah orang yang mengetahui kejadian tersebut. Sehingga kasus ini dapat terselesaikan dengan menangkap para pelaku penganiayaan.

Sementara untuk mengantisipasi bentrok, pihak Kepolisian bersiaga di wilayah perbatasan antara ketiga kelurahan Bonebone, Kelurahan Wameo dan Kelurahan Tarafu yang telah lama bertikai itu. (m1/b/hum)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB
X