KENDARI - Pasangan bakal calon (Balon) Bupati Buton, Umar Samiun dan La Bakri sepertinya akan merebut semua partai politik (parpol) yang memiliki kursi DPRD Buton untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Buton 2017.
La Bakri yang saat ini sebagai wakil bupati Buton memastikan saat ini sudah ada dua partai yang mengusungnya sebagai pasangan balon bupati dan wakil bupati yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Golkar. Kedua partai memiliki kursi yang cukup untuk maju. PAN memiliki 8 kursi dan Golkar 2 kursi.
"Sudah ada dua partai. PAN dan Golkar, tapi kita tetap komunikasi dengan yang lain," ungkap Ketua DPD PAN Buton itu.
Namun selain kedua partai tersebut, La Bakry tetap berkomunikasi dengan partai lainnya. Bahkan dirinya juga telah mendaftar dibeberapa partai lainnya yang membuka pendaftaran. Yang mana parpol yang memiliki kursi di DPRD Buton sebanyak 11 partai dengan 30 kursi.
Dirinya menampik jika dirinya memborong semua parpol peserta pilkada. Tetapi sebagai pasangan kepala daerah, dirinya memiliki komunikasi yang baik dangan semua partai.
“Tidak ada istilah borong partai. Hanya sebagai bupati dan wakil bupati yang sudah sekian lama bekerja sama, lalu kemudian mereka membuka ruang pendaftaran kan tidak elok juga kalau kita tidak mendaftar,” tutur mantan Dosen IPDN ini.
Saat ini, tambah dia belum ada balon bupati dan wakil bupati lainnya yang dianggap sebagai lawan kuat. Apalagi dirinya saat ini sementara berkuasa di Pemkab Buton. Meski demikian, dia tidak takabur namun tidak takut melawan lawan politiknya dalam pilkada Buton mendatang. (cr3/b/hum)