“Jadi, memang suaminya ini yang dia bisa management skill yang sangat bagus, dia bisa manage rumah tangganya, ngurusin anak-anak. Dia jadi stay home dad dan sampai sekarang mereka bahagia-bahagia aja,” kata perempuan kelahiran 1994 ini.
Artinya, masalah seperti itu sejatinya bukan perkara bagi Renatta. Yang utama adalah komunikasi hingga masing-masing individu sadar dengan kapasitasnya. Menurutnya, ang menjadi masalah jika laki-laki tersebut memiliki ego tinggi.
“Dia tidak happy bahwa penghasilannya lebih rendah daripada istrinya. Dan dia jadi stres sendiri, mungkin. Dan itu berpengaruh ke rumah tangganya. Kalau mereka berdua santai ya nggak masalah,” pungkas Chef Renatta. (fajar)