sport

Coret Eliano Reijnders, Cadangkan Thom Haye dan Rizky Ridho Lawan Tiongkok, Ada Apa dengan Shin Tae-yong?

Rabu, 16 Oktober 2024 | 11:49 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin tae Yong bersama kapten Rachmat Irianto.

rakyatsultra.idTimnas Indonesia menelan kekalahan 2-1 dari Tiongkok di Qingdao Youth Football Stadium, Selasa (15/10) malam. Ini jadi hasil negatif perdana yang diraih skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- dalam putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Jika menilik data dan statistik yang ada, kekalahan ini rasanya sulit untuk diterima. Pasalnya, Timnas Indonesia sebenarnya unggul dalam banyak hal. Salah satunya dalam memegang kendali permainan.

Timnas Indonesia menguasai dan mendominasi jalannya pertandingan dengan persentase memegang bola hingga 76 persen, berbanding 24 persen milik Tiongkok. Selain itu, Garuda juga lebih aktif dalam menyerang.

Total 14 tembakan dilakukan oleh Timnas Indonesia dalam 90 menit. Namun, hanya enam yang mengarah ke gawang dan satu berbuah gol. Gol tersebut dicetak oleh Thom Haye di menit ke-86.

Sementara Tiongkok, jauh lebih efektif. Tim Naga hanya butuh lima kesempatan menembak, dengan tiga di antaranya tepat sasaran. Hasilnya, mereka sukses mencetak dua gol lewat Behram Abduweli (21') dan Zhang Yuning (44').

Shin Tae-yong selaku pelatih kepala mengakui bahwa Timnas Indonesia menyadari dan menyesalkan masalah ini. Anak asuhnya tidak berhasil mencetak gol dan memenangkan pertandingan, meski menguasai jalannya laga.

"Sejujurnya menurut pendapat saya dalam laga hari ini penguasaan bola 70-30 pada babak pertama dan unggul sampai 80 persen pada babak kedua. Sangat tidak beruntung kami tidak bisa mencetak gol," kata Shin Tae-yong usai laga.

Tapi terlepas dari masalah, kekalahan Timnas Indonesia kali ini tak lepas dari keputusan Shin Tae-yong dalam menyusun sebelas pemain pertama melawan Tiongkok. Juru taktik asal Korea Selatan itu membuat kejutan dengan melakukan banyak pergantian.

Setidaknya ada empat pergantian pemain dan peran yang dilakukan Shin Tae-yong. Pertama menurunkan Calvin Verdonk sebagai bek tengah dan membentuk trio bersama Mees Hilgers dan Jay Idzes. Verdonk dipercaya untuk menggantikan Jordi Amat yang meninggalkan Timnas Indonesia sebelum laga karena fokus pemulihan cedera.

Keputusan ini cukup berani dan berisiko. Pasalnya, stok bek tengah Timnas Indonesia masih ada Rizky Ridho Ramadhani, Wahyu Prasetyo, dan Muhammad Ferarri. Tapi, Shin Tae-yong memilih Rizky Ridho dan Wahyu Pras duduk di bangku cadangan, serta Ferarri tak masuk dalam lineup.

Keputusan menurunkan Verdonk sebagai bek tengah membuat Shin Tae-yong memercayakan posisi fullback kiri kepada Shayne Pattynama. Hasilnya, performa pemain KAS Eupen tak memuaskan.

Shayne bahkan melakukan satu kesalahan fatal yang berbuntut Tiongkok mencetak gol pertama. Dia melakukan kesalahan antisipasi di dalam kotak penalti dengan mengira bola sudah meninggalkan lapangan.

Namun, bola itu ternyata bisa dicuri oleh Jiang Shenglong yang mengirimkan umpan ke mulut gawang Maarten Paes. Behram Abduweli pun menyambut umpan tersebut dan langsung mengkonversinya jadi gol pada menit ke-21 untuk Tiongkok. (JP/RS).

 
 
 
 

Tags

Terkini

Pencak Silat RI Borong Mendali Emas di Belgium Open

Selasa, 28 April 2026 | 20:46 WIB