Kolaka Utara, Rakyatsultra.id - Laga final turnamen sepak bola Riota Cup II yang mempertemukan tim Phoenix Katoi vs PGRI Kolut, menyita antusiasme masyarakat Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). Ribuan penonton memadati lapangan Bambadatu, Desa Puncak Monapa Kecamatan Lasusua, guna menyaksikan langsung laga puncak yang dihelat Senin (7/7) sore tersebut.
Klub Phoenix Katoi berhasil menjuarai turnamen sepak bola Riota Cup II, setelah menumbangkan PGRI Kolut pada laga final dengan skor tipis 1-0.
Laga final tersebut berlangsung sengit, jual beli serangan dari kedua tim terus berlangsung sepanjang laga, sayangnya sejumlah peluang yang tercipta di babak pertama belum berhasil membuahkan gol bagi kedua tim. Alhasil, skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Skor 0-0 masih terus bertahan hingga pertengahan babak kedua, namun dalam laga final tersebut dewi fortuna ternyata masih berpihak pada Phoenix Katoi. Pasalnya, dimenit-menit akhir babak kedua Phoenix Katoi mendapat hadiah tendangan penalti, setelah salah satu penggawanya dilanggar di petak terlarang.
Kapten tim Phoenix Katoi, Haerul Aras, yang ditunjuk sebagai eksekutor pun berhasil menyarangkan si kulit bundar dengan sempurna ke gawang PGRI Kolut yang dikawal Yusmiadi, membawa Phoenix Katoi unggul 1-0 atas PGRI Kolut, hingga wasit meniup pluit panjang.
Atas keberhasilannya menjuarai turnamen sepak bola Riota Cup II, tim Phoenix Katoi berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp10.000.000, plus trofi dan piala bergilir Riota Cup. Penyerahan hadiah kepada tim Phoenix Katoi diserahkan langsung oleh HQ Operations Manager PT Riota Jaya Lestari (RJL), Geri Risanto, mewakili Dirut PT RJL.
Sementara tim PGRI Kolut di peringkat kedua berhak atas hadaih uang pembinaan sebesar Rp7.000.000 plus trofi. Penyerahan hadiah kepada tim PGRI Kolut diserahkan oleh Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolut, H Muhammad Idrus S Sos M Si.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Humas PT RJL yang juga Ketua Panitia Turnamen Riota Cup II, Muhammad Awaluddin, mengungkapkan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan dari semua pihak, khususnya Pemkab Kolut, Polres Kolut, dan pemerintah Desa Puncak Monapa, sehingga penyelenggaraan turnamen Riota Cup II dapat berjalan sukses tanpa hambatan yang berarti.
“Harapannya kita berjumpa lagi di event-event berikutnya. Insya Allah di tahun-tahun berikutnya kami akan memberikan tontonan yang lebih menarik dari apa yang sudah kita selenggarakan tahun ini,” tegasnya
Terkait rencana pembinaan pesepak bola usia muda Kolut, Awaluddin menegaskan, pihaknya tengah menggagas pembentukan Riota Football Academy, yang kedepannya diharapkan bisa menjadi wadah pembinaan bagi bibit-bibit pesepak bola handal Kolaka Utara. rs