Kanan, Dirjen Pembinaan Pelatihan Advokasi dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja RI Budi Hartawan dan Manager HRD PT VDNI Arys Nirwana saat menunjukkan berkas Penandatanganan MOU dengan BLK Kendari terkait kerjasama di bidang Ketenagakerjaan, di Hotel Claro Kendari, Sabtu (27/11/2021). Foto:Ashry/Rakyat Sultra.
UNAAHA - Perusahaan industri PT. Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI) dan Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sepakat menjalin kerja sama di bidang ketenagakerjaan.
Kerja sama tersebut tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani kedua bela pihak pada Jumat (26/11/2021) di Hotel Claro Kendari.
Manager HRD PT VDNI, Arys Nirwana yang dikonfirmasi usai menghadiri acara rapat koordinasi ketenagakerjaan bidang pelatihan vokasi dan produktivitas Provinsi Sultra 2021 mengatakan, PT VDNI sebagai stakeholder tentunya akan memberikan dukungan kepada pemerintah Sultra dalam hal pengembangan ketenagakerjaan.
"Bentuk dukungan yang akan diberikan adalah dengan memberikan peralatan ke workshop alat berat yang akan dibuka oleh BLK Kendari pada tahun depan," katanya.
“Kami sudah menandatangani MoU dengan BLK Kendari terkait kerja sama di bidang ketenagakerjaan. Maka dari itu kami sebagai stakeholder tentunya akan mendukung secara penuh untuk menunjang workshop alat berat yang akan dibuka tahun depan,” sambungnya.
Selain tanggung jawab sebagai stake holder, lanjut Arys, dalam bidang ketenagakerjaan, PT VDNI juga bisa terbantu dengan adanya workshop alat berat yang akan dibuka oleh BLK Kendari mulai tahun depan. Keuntungannya, tenaga kerja yang dihasilkan dari workshop alat berat pada BLK Kendari dapat memungkinkan direkrut masuk ke PT VDNI.
Sementara itu Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu menuturkan, pihaknya sangatlah berterima kasih dengan adanya dukungan dari PT VDNI untuk menunjang pembukaan Worskhop alat berat. Sebab dengan adanya dukungan dari PT VDNI ini akan menunjang para peserta didik saat dilatih nantinya.
“Pemprov sudah menyiapkan lahan 14,5 hektare untuk pembangunan BLK internasional. Tahun depan kami berencana membangun workshop alat berat terlebih dahulu. Adapun dalam pembangunan workshop ini kami mendapatkan bantuan peralatan pendukung pelatihan dari PT VDNI,” ujarnya.
Dengan dukungan yang ada hari ini tentunya sangatlah membantu dalam menunjang pelaksanaan pelatihan bagi calon tenaga kerja di BLK Kendari khususnya yang mengikuti pelatihan workshop alat berat.
Di tempat yang sama Dirjen Pembinaan Pelatihan Avokasi dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja RI, Budi Hartawan menuturkan, saat ini sudah ada MoU dengan PT VDNI.
Untuk itu, pihaknya akan menjajaki bentuk kerja sama apa yang akan dilakukan dengan PT VDNI dalam hal BLK Internasional nantinya.
“Kita akan lihat bentuk kerja samanya nanti apakah berbentuk peningkatan sarana ataupun dalam bentuk pelatihan-pelatihan,” pungkasnya. (cr2/b/aji)