KENDARI - Bank Sultra menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR), yakni pembayaran iuran kepada 3.114 kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) non-Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Konawe, di Aula Wekoila Setda Konawe, Selasa (23/1).
Direktur Pemasaran Bank Sultra Cabang Kendari, Depid SE MSi menjelaskan, bantuan CSR yang diberikan adalah bentuk kepedulian Bank Sultra dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan ke masyarakat Kabupaten Konawe. Tahap awal, pihaknya memberikan dana CSR untuk pembayaran premi atau iuran untuk pegawai non-ASN Pemkab Konawe.
"Program ini, secara bertahap dilakukan BPJS Ketenagakerjaan dengan Bank Sultra dalam membangun kerja sama. Jadi, selalu ada program yang sifatnya bersinergi setiap tahun dan kami sudah mulai sejak 2015," ucapnya.
Katanya, pemerintah daerah atau pihak-pihak terkait agar meneruskan program ini, karena Bank Sultra hanya sebatas menstimulun. "Kita awali dengan membayarkan iuran selama tiga bulan pertama dan Pemkab Konawe sudah menganggarkan, seterusnya tidak ada batas lagi selama masih menjadi tenaga non-ASN Pemkab Konawe, tetap di bayarkan iuran BPJS TK," jelasnya.
Pihaknya berupaya melanjutkan program ini ke daerah lain, karena ini merupakan salah satu wujud kontribusi Bank Sultra dalam rangka peduli terhadap memberikan perlindungan kepada masyarakat.
"Total peserta BPJS Ketenagakerjaan yang harus kami bayarkan sebanyak 6.400 peserta. 50 persen berada di Konawe yakni 3.114 peserta. Kami membayar iuran sebesar Rp33,6 juta," paparnya.
Lanjutnya, ini merupakan kerja sama yang baik antara Pemkab Konawe, BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Sultra untuk menyalurkan dana CSR. Tentunya kedepan, pihaknya akan terus mendukung program Pemkab Konawe terkait hal-hal apa saja yang bisa disinergikan. Sebagai bank milik masyarakat Sultra, pihaknya akan terus mendukung program seluruh pemda di Sultra.
Dia menuturkan, BPJS Ketenagakerjaan sebagai mitra Bank Sultra banyak membantu dalam menyimpan uang dan dikelola Bank Sultra. "BPSJ TK menyimpankan dananya ke Bank Sultra dalam bentuk deposito dan terus mempercayakan dananya ditempatkan di Bank Sultra. Namun juga saya sampaikan bahwa dana yang disimpankan BPJS TK di Bank Sultra cukup mahal biayanya sehingga dirinya berharap agar seluruh masyarakat Kabupaten Konawe dapat menyimpankan dananya di Bank Sultra," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) Sulawesi Tenggara, La Uno mengapresiasi Pemkab Konawe dan Bank Sultra, yang bisa memberikan dana sosial untuk memberikan pembayaran iuran pada tenaga kerja non ASN di lingkup Pemda Konawe.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pemkab Konawe dan partisipasi masyarakat Konawe sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami melakukan penyerahan kartu secara simbolis, sekaligus sosialisasi agar mengetahui manfaat BPJS Ketenagakerjaan, dan rapat KSO (kerja saama operasional) tindak lanjut kepesertaan," ucapnya.
Dia mengatakan, bantuan CSR yang diberikan Bank Sultra adalah untuk dua program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan program Jaminan Kematian (JK), untuk posisi kepesertaan Oktober sampai Desember 2017.
"Apabila dalam posisi Oktober sampai Desember terjadi risiko baik kecelakaan maupun kematian di lingkungan non ASN, itu menjadi tanggung jawab kami sesuai yang terdaftar sebanyak 3.114 dan nanti akan ada sosialisasi manfaat yang diberikan BPJSTK bagi para peserta," tukasnya.
Sementara Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa mengatakan kerja sama ini sangat bagus dan ini namanga kerja nyata untuk masyarakat khususnya konawe, jadi untuk masyarakat yang mendapatkan kartu ketenagakerjaan dan kita akan tingkatkan lagi, dan tidak terkendala dalam hal kepedulian terhadap masyarakat dan ucapan terimakasih kepada mitra Bank Sultra dan BPJS Ketenagakerjaan.
"Diharapkan setiap warga tidak perlu lagi memikirkan konsekwensi atas biaya resiko-resiko tersebut sehingga dapat bekerja memenuhi kebutuhannya dengan tenang," tutupnya. (*/a)