Jakarta,Rakyatsultra.id - Harga emas serta logam mulia lainnya menguat tipis setelah mengalami penurunan tajam di sesi sebelumnya. Penguatan ini juga dipengaruhi leh data inflasi Amerika yang lebih rendah dari perkiraan.
Data ekonomi yang baru saja dirilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa indeks harga konsumen naik 0,2 persen yang disesuaikan secara musiman.
- Emas spot (XAU/USD) naik 0,4 menjadi 3.246,95 Dolar AS per ons
- Perak di pasar spot (XAG/USD) melonjak hampir 1 persen menjadi 32,89 Dolar AS per ons
- Platinum naik 1,4 persen menjadi 985,92 Dolar AS
- Paladium menguat 1 persen menjadi 955,15 Dolar AS
Harga emas sempat pecah rekor dalam beberapa sesi sepanjang 2025 yang didorong oleh kekhawatiran atas perlambatan ekonomi, kebijakan tarif AS, pembelian bank sentral yang kuat, ketegangan geopolitik, dan peningkatan aliran dana menuju ETF yang didukung emas.