Jakarta, Rakyatsultra.id- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang dengan ditopang investasi dari China diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi sekitar maupun nasional.
Hal itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan KEK Industropolis Batang, beberapa waktu lalu.
“Saya menyaksikan perjanjian kerja sama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang dengan China State Construction Engineering Cooperation melalui kerangka kerja sama Two Countries Twin Parks (TCTP),” kata Airlangga dikutip dalam akun Instagram pribadinya, Minggu malam, 23 Maret 2023.
Lanjut dia, MoU ini merupakan salah satu hasil atau wujud nyata dari pertemuan antara dua pemimpin negara, yakni Presiden Prabowo Subianto dan Presiden RRC Xi Jinping di bulan November 2024 lalu.
“Proyek ini kita harapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi serta memperkuat daya saing industri nasional,” ungkapnya.
“Penandatanganan MoU ini juga menandakan disepakatinya komitmen awal dalam kerja sama investasi dan pengembangan kawasan di KEK Industropolis Batang, meliputi akuisisi lahan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang diproyeksikan mencapai hingga Rp60 triliun,” pungkas Airlangga.