probiz

Univ. Mandala Waluya Tracer Studi Sarjana Psikologi & Bisnis Disejumlah Instansi Pemerintah & Swasta

Kamis, 30 Januari 2025 | 13:32 WIB
Salah satu tempat alumni bekerja di Labirin Children Centre.


Kendari,Rakyatsultra.id– Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari untuk kali perdananya melakukan Tracer Study ke alumninya yang saat ini telah bekerja atau sementara bekerja, di sejumlah instansi pemerintah maupun perusahaan, hingga institusi pendidikan.

Tracer study merupakan survei untuk mengetahui aktivitas kebekerjaan (bekerja, wirausaha dan melanjutkan pendidikan), keselarasan, dan kepuasan dunia kerja terhadap lulusan UMW.

Kegiatan tersebut telah dimulai dengan melakukan pendaftaran alumni dan tempat kerjanya, hingga pekan pertama Februari tahun ini, hal itu dilakukan untuk memperoleh umpan balik dari alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis UMW yang bergelar Sarjana Psikologi (S.Psi) dan Sarjana Bisnis (S.Bsn).

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Bisnis UMW Kendari Dr. Andi Asri menuturkan, umpan balik dari alumni ini dibutuhkan perguruan tinggi dalam upaya melakukan perbaikan, serta pengembangan kualitas dan sistem Pendidikan.

“Juga untuk memetakan dunia usaha dan industri, agar jeda diantara kompetensi yang diperoleh alumni saat kuliah dengan tuntutan dunia kerja dapat diperkecil,” tuturnya yang juga Sosiolog saat ditemui di kampus UMW Kendari baru-baru ini.

Ditempat yang sama, Kepala Lembaga Karir UMW Kendari Rahman Sya’ban menyampaikan, tracer study merupakan studi yang memantau dan mengevaluasi karier dan kondisi para lulusan dari suatu perguruan tinggi. Artinya, tracer Study ini sebagai alat penilaian kinerja perguruan tinggi melalui Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi.

Pelaksanaan tracer juga dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan, untuk mengetahui seberapa banyak lulusan mendapat pekerjaan yang layak, sesuai dengan kurikulum yang diajarkan di perguruan tinggi.

“Singkatnya, tracer study ini berguna agar perguruan tinggi tetap dapat memantau alumninya pascalulus. Apalagi untuk Fakultas Ilmu Sosial masih mudah melacak alumni karena baru saja meluluskan Sarjana Psikologi dan Sarjana Bisnis. Tetapi beberapa jurusan seperti Sarjana Keperawatan, Kesmas, Farmasi, Laboratorium, Sanitasi dan Elektro Medis sudah sangat sulit dilakukan pelacakan karena alumninya tersebar di berbagai rumah sakit di berbagai daerah di Sultra dan Indonesia,” jelasnya. Bahkan lanjutnya, beberapa alumni UMW Kendari sudah ada yang bekerja di rumah sakit Arab Saudi dan Jerman.

Manfaat Tracer Study juga dapat memberikan informasi penting mengenai hubungan antara dunia pendidikan tinggi dengan dunia usaha dan industri. Karena, Tracer Study dapat menyajikan informasi mendalam dan rinci mengenai kecocokan kerja

“Sehingga Tracer Study dapat ikut membantu mengatasi permasalahan kesenjangan kesempatan kerja dan upaya perbaikannya. Bagi perguruan tinggi, informasi mengenai kompetensi yang relevan bagi dunia usaha dan industri dapat membantu upaya perbaikan kurikulum dan sistem pembelajaran,” katanya.

Sementara itu, alumni UMW Kendari bergelar sarjana bisnis, yang bekerja di perbankan mengatakan Ayu (27) bahwa pendidikan memang penting bagi karir seseorang, misalnya dirinya sebelum masuk di UMW Kendari adalah karyawan di salah satu bank di Kendari yang bekerja untuk urusan teknis, namun setelah meraih sarjana, dirinya kini lebih memiliki kematangan di dunia perbankan untuk mengurusi manajerial, sekaligus menjadi lebih percaya diri.

Menurutnya, meningkatkan pendidikan sebetulnya tidak mengganggu pekerjaan sehari-hari. “Yang penting kita mampu mengatur jadwal. Seperti saat kami mengikuti kegiatan di luar negeri, saat itu di Malaysia yang menjadi program kampus, saat itu saya ambil cuti di kantor agar cukup waktu belajar di luar negeri,” katanya.

Beda lagi dengan Ekes (26) yang memilih berwirausaha. “Tidak perlu cape-cape mencari pekerjaan dan membawa map ke berbagai kantor. Saya punya impian bekerja tanpa harus terikat dengan dunia kerja, meskipun kita tetap berupaya untuk memberi kepuasan kepada pelanggan,” tuturnya.

Dengan mengisi tracer study, dirinya menyampaikan bagaimana implementasi pembelajaran yang dirasakan semasa di perkuliahan.

Dr. Andi Asri menambahkan, melalui survei ini, perguruan tinggi mengharapkan dapat mengevaluasi bagaimana relevansi kurikulum dengan pasar kerja. Sehingga, kemudian data tersebut dapat digunakan untuk menyusun rencana strategi lanjutan, melalui kerjasama antara Dunia Usaha dan Dunia Industri dengan perguruan tinggi menjadi salah satu yang digaungkan saat ini. RLS/AGS

Tags

Terkini