Jumat, 28 Agustus 2026

LAT Dukung Pelibatan Putra Daerah Jabat Komisaris Independen Antam

Photo Author
Redaksi, Rakyat Sultra
- Kamis, 18 Februari 2021 | 20:10 WIB
    Sarlan Adijaya KENDARI - Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sulawesi Tenggara mendukung pelibatan putra daerah dalam struktur Komisaris Independen PT Antan Tbk di bumi anoa. Pelibatan ini diharapkan mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sebagai upaya pemerataan pertumbuhan ekonomi di daerah. Menurut Dewan Pakar LAT Sultra Sarlan Adijaya, kontribusi perusahaan plat merah ini dianggap kurang maksimal dalam mendukung Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk sektor pembangunan lainnya. "Olehnya itu, penting ada keterlibatan dan peran putra-putra daerah lokal Sultra dalam struktur, misalnya dalam struktur Komisaris Independen. Jadi sebenarnya kalau ada putra daerah itu lebih ke soal simbol, artinya dengan begitu PT Antam lebih menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat," ungkap dosen Antropologi FISIP Universitas Halu Oleo (UHO) ini. Dirinya menilai, kehadiran putra daerah di struktur kepemimpinan Antam akan lebih berbeda daripada bukan putra daerah karena ada kedekatan psikologis, kultural, dan sejarah. "Hampir sepuluh tahun terakhir era kepengurusan Komisaris Independen PT Antam di Sultra hampir tidak terlihat dan tidak dapat dievaluasi tingkat pencapaiannya, sehingga sudah sepantasnya putra daerah Sultra menduduki jabatan strategis disitu," terang Sarlan. Katanya, kontribusi PT Antam terhadap daerah sudah diatur dalam ketentuan perundang-undangan dan itu menjadi sebuah kewajiban. "Tapi faktanya kebijakan selama ini hanya bersifat filantropi (kedermawanan, red). Selain masalah ekonomi dan SDM yang dihadapi, sekarang saya mau tanya sejak PT Antam masuk di Sultra? sudah berapa orang yang sudah dikasih jadi Sarjana, Magister, maupun Doktor. Termasuk sudah berapa perusahaan dan kontraktor lokal yang diberdayakan dan dibesarkan, ini malah faktanya kita liat selama ini hanya satu perusahaan saja diberdayakan di Kolaka bahkan tidak pernah ada kontraktor lain yang dilibatkan," tegasnya. Sarlan berharap, siapapun yang nantinya ditunjuk menjadi Komisaris Independen di Sultra akan lebih peduli dan perhatian serta bisa memperjuangkan hal-hal seperti pengembangan aspek perekonomian di Bumi Anoa. "Bantuan bagi pelaku usaha tingkat menengah, bantuan kepada pengusaha dan kontraktor lokal dan peningkatan SDM," pungkas Sarlan. (r6/b/aji)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X