KENDARI – Pengiriman barang keluar negeri atau ekspor Sultra pada April mengalami kenaikan hingga 101,72 persen atau US$23,52 juta dibandingkan ekspor Maret sebesar US$11,66 juta.
“Jika disbanding bulan yang sama tahun 2015, ekspor Sultra pada April 2016 mengalami kenaikan 68,36 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sultra, saat menyampaikan rilis,, Senin (1/6).
Dengan nilai ekspor tersebut, jumlah ekspor Sultra Januari-April senilai US$54,19 juta turun 32,36 persen jika disbanding tahun kalender yang sama di tahun sebelumnya.”Share terbesar ekspor Sultra dari Januari-April, besi dan baja sebanyak 88,39 persen atau US$47,90 juta, ikan dan udang senilai US$3,77 juta atau 6,95 persen,” jelasnya.
Tujuan pangsa pasar ekspor Sultra didominasi tiga negara, Korea Selatan sebanyak 46,77 persen senilai US$25,34 juta, Tiongkok senilai US$12,70 juta atau 23,43 persen dan India sebanyak 23,37 persen atau senilai US$12,66 juta.
Melihat perkembangan ekspor Sultra dari Januari-April 2016yang dikirim langsung melalui Sultra sebanyak 69,66 ribu ton dengan nilai US$ 32,37 juta, sedangkan yang dikirim tidak langsung dari Sultra sebanyak 10,89 ribu ton dengan nilai US$21,82 juta. Sehingga total ekspor Sultra baik melalui pelabuhan di Sultra ataupun diluar Sultra sebanyak 80,55 ribu ton dengan nilai US$54,19 juta.
Nilai ekspor tersebut jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dimana dari Januari-April 2015 jumlah ekspor Sultra 24,17 ribu ton tetapi memiliki nilai yang sangat tinggi yakni US$ 80,12 juta. (rs)