Jumat, 28 Agustus 2026

Menteri Kehutanan Apresiasi Komitmen PT Vale dalam Pertambangan Berkelanjutan

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Jumat, 13 Juni 2025 | 18:35 WIB
Menteri kehutanan Raja Juli Antoni saat berkunjung ke PT Vale IGP Morowali
Menteri kehutanan Raja Juli Antoni saat berkunjung ke PT Vale IGP Morowali

Sorowako, Rakyatsultra.id – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menegaskan posisinya sebagai pelopor pertambangan hijau dan bertanggung jawab di Indonesia. Komitmen ini disoroti dalam kunjungan kerja Menteri Kehutanan RI, Dr. Raja Juli Antoni saat kunjungan ke fasilitas operasional PT Vale di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, hari ini.

Kunjungan Menteri, yang meninjau arboretum Himalaya dan Taman Keanekaragaman Hayati Sawerigading Wallacea, menjadi bukti pengakuan atas praktik keberlanjutan PT Vale yang telah berjalan lebih dari lima dekade. Hal ini selaras dengan tuntutan global akan industri yang lebih hijau dan transparan.

Plt. Presiden Direktur PT Vale, Bernardus Irmanto, menyatakan komitmennya dalam menjawab tantangan masa depan industri ekstraktif di Indonesia. Apalagi di tengah upaya nasional menuju transisi energi bersih, pelestarian hutan tropis, dan tata kelola industri yang akuntabel, PT Vale hadir sebagai mitra strategis pemerintah yang mampu menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan lingkungan secara nyata.

"Kami tidak mengklaim telah sempurna, namun kami terus berupaya belajar, berbenah, dan melangkah maju agar kehadiran kami memberikan nilai nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan negara," katanya.

Dirinya menegaskan komitmen PT Vale diwujudkan melalui aksi nyata;

Rehabilitasi Lahan Ekstensif: PT Vale telah merehabilitasi area 3x lipat dari luas area yang dibuka. Hingga akhir 2024, lebih dari 5 juta pohon ditanam di dalam konsesi (3.791 Ha) dan 12 juta pohon di luar konsesi (17.264 Ha), termasuk 80 ribu pohon eboni.

Reklamasi Progresif: Lebih dari 60% lahan tambang yang dibuka telah direklamasi dengan pendekatan ekosistemik, didukung fasilitas nursery modern berkapasitas 700 ribu bibit per tahun dan pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati Sawerigading Wallacea.

Energi Bersih: PT Vale menggunakan 100% energi bersih dari PLTA untuk proses peleburan, mengurangi emisi karbon sekitar ±1 juta ton CO₂ setiap tahun.

Menteri Raja Juli Antoni mengapresiasi PT Vale, menyatakan, PT Vale menunjukkan bahwa industri dapat bergerak maju tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem. Pihaknya juga akan mempelajari praktik terbaik dari PT Vale untuk merumuskan aturan baru di sektor pertambangan.

Kunjungan ini memperkuat sinergi pemerintah dan PT Vale dalam mendukung agenda prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam hilirisasi industri ramah lingkungan dan pelestarian sumber daya alam untuk generasi mendatang. PT Vale berkomitmen untuk terus berperan dalam menjaga bumi, melindungi hutan, dan menyejahterakan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X