Jumat, 28 Agustus 2026

Kapolda Sultra Imbau Masyarakat Jaga Iklim Investasi, Sukseskan Pembangunan PT IPIP

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Sabtu, 10 Mei 2025 | 15:56 WIB
Suasana kegiatan kunjungan kerja Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, di kawasan industri PT IPIP.
Suasana kegiatan kunjungan kerja Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, di kawasan industri PT IPIP.

Kolaka, Rakyatsultra.id - Kehadiran PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP), yang digadang-gadang bakal menjadi salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia, mendapat etensi khusus dari pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra). 

Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto SIK M Si, menyempatkan berkunjung langsung ke lokasi Proyek Startegis Nasional (PSN) PT IPIP yang berlokasi di Desa Oko-Oko dan Desa Sopura Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka, Jumat (9/5). 

Kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Kapolda Dwi Irianto, bersama sejumlah pejabat utama Polda Sultra ke kawasan industri PT IPIP tersebut, guna melaksanakan kegiatan monitoring, evaluasi, serta asistensi manajemen sistem pengamanan PSN di wilayah Sultra agar tetap berjalan dengan baik, lancar dan kondusif. 

Dalam keterangan persnya, Irjen Pol Dwi Irianto, mengimbau segenap elemen masyarakat, tokoh adat, organisasi masyarakat, serta organisasi kepemudaan, untuk bersama-sama menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), agar selalu kondusif, damai dan tentram. 

“Kita bisa bayangkan kalau investasi sebesar ini pindah ke daerah lain atau ke Negara lain, tentu akan menjadi kerugian besar bagi masyarakat. Karena itu investasi ini harus diberikan jaminan keamanan yang bukan hanya menjadi tugas Kepolisian dan TNI semata, melainkan menjadi tugas dan tanggungjawab semua lapisan masyarakat,” tegas Kapolda. 

Menurutnya, kehadiran PT IPIP dengan nilai investasi yang sangat besar ini, menjadi anugerah tersendiri bagi masyarakat Sultra, khususnya masyarakat Kabupaten Kolaka yang sangat patut disyukuri. 

"Kalau smelter PT IPIP ini sudah terbangun sesuai dengan perencanaan, otomatis roda perekonomin masyarakat akan berputar dengan baik, kesejahteraan masyarakat akan meningkat, dan kondisi keuangan daerah juga akan lebih kuat, sebab ada sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)," terang Kapolda. 

Olehnya itu, orang nomor satu di lingkup Polda Sultra ini mengingatkan, saat ini yang menjadi tugas bersama yakni memberikan edukasi dan pemahaman kepada generasi muda, untuk terus berupaya mengasah skill dan kemampuan, sehingga bisa bersaing dalam proses rekrutmen di PT IPIP. Selain itu, lanjut Kapolda, masyarakat juga harus mampu membaca peluang usaha yang ada untuk meningkatkan taraf perekonomian. 

Ia pun mengimbau segenap anak Bangsa untuk ikut andil dan terlibat dalam menyukseskan pembangunan PT IPIP, serta bersama-sama menjaga iklim investasi di Bumi Mekongga dengan tetap menghargai nilai-nilai kearifan lokal, adat budaya suku tolaki, dan tetap menjaga kondisi lingkungan dengan baik. 

Sebelum menuju lokasi pembangunan Smelter HPAL, Kapolda bersama rombongan mendapat pemaparan dari Chief Executive Officer (CEO) PT IPIP, Mr Shao Weisheng, Direktur KNI, Mr Ning Jiancheng dan General Manager Rimau Grup, Dr Saefuddin Muslimin, menyangkut progres pembangunan sarana penunjang seperti Infrastruktur jalan dan hunian karyawan. 

“Untuk luas kawasan HPAL kurang lebih 260 hektar dengan kapasitas produksi 120 ribu ton Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) setiap tahunnya. Lahan yang yang akan digunakan dalam Pembangunan tahap pertama ini lebih kurang 1200 hektar,” jelas Mr Shao Weisheng. 

Saat ini, kata Mr Shao Weisheng, pembangunan hunian karyawan sebentar lagi akan rampung 100 persen dengan kapasitas dapat menampung 10.000 karyawan. Sementara itu infrastruktur jalan sebagai bagian penting untuk mendukung transportasi akses mobilitas dan logistik, sudah dalam proses pengerasan. Smelternya sendiri direncanakan akan rampung atau berproduksi di akhir tahun 2026. 

“Kami meminta dukungan dan doa masyarakat Kolaka agar proses kontruksi smelter cepat selesai sesuai target yang direncanakan. PT IPIP berkomitmen membangun industri ramah lingkungan yang berkelanjutan,” pungkas Mr Shao Weisheng. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X