Jumat, 28 Agustus 2026

Hore.. Masyarakat Kabaena Segera Nikmati Listrik 24 Jam

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Senin, 2 Oktober 2023 | 06:38 WIB
suasana masyarakat di Kabaena yang menikmati terangnya listrik 24 jam.
suasana masyarakat di Kabaena yang menikmati terangnya listrik 24 jam.

KENDARI - Sebanyak 26 Ribu masyarakat di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara saat kini berbahagia, pasalnya pulau tersebut akan menikmati listrik 24 jam dari PT PLN (Persero). 

Nantinya, nyala listrik dari PLN menjadi bukti negara hadir di tengah masyarakat setelah sebelumnya pada Juni 2023, dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Bombana dan nyala listrik 24 jam yang merupakan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bombana dan PLN.

Adanya listrik ini diharapkan memberikan manfaat pertumbuhan ekonomi yang pesat bagi masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, petani dan pekerja tambang. Tidak hanya itu hadirnya listrik 24 jam PLN juga dapat membantu kegiatan belajar mengajar siswa sekolah.  

General Manager Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch Andy Adchaminoerdin berkomitmen menghadirkan listrik 24 jam di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di pulau Kabaena. 

"Apresiasi juga kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bombana, momentum ini merupakan penyemangat kami untuk terus menghadirkan layanan listrik di pelosok termasuk di Pulau Kabaena. PLN sebagai pemegang mandat berkomitmen untuk menghadirkan listrik yang andal di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T)," ungkap Andy melalui keterangan resminya, Jum'at (29/9/2023). 

 

Andy juga mengisahkan guna mewujudkan listrik 24 Jam di Pulau Kabaena bukanlah hal yang mudah. Mendukung hal tersebut, PLN merelokasi pembangkit dari Ladumpi ke Pulau Kabaena, Bombana, Sulawesi Tenggara.

 "Menempuh perjalanan darat dari Ladumpi menuju Pelabuhan Kasipute dan perjalanan laut ke Kelurahan Sikeli, Pulau Kabarea, pembangkit yang mulai diberangkatkan pada 23 September 2023 ini akhirnya tiba di Pulau Kabaena, Minggu (24/9/2023) setelah menempuh perjalanan selama 17 jam," ujar Andy.

Pihaknya menargetkan kehadiran listrik 24 jam di pulau tersebut ditargetkan akan beroperasi bulan Nopember tahun 2023. "Dibutuhkan waktu sebelum dapat beroperasi secara komersial, karena perlu dilakukan instalasi Mesin, Tangki BBM, kubikel, trafo, dan panel," katanya.

Andy mencatat saat ini Beban Puncak (BP) di Pulau Kabaena adalah 1.812 kilowatt (kW) dan Daya Mampu Netto (DMN) sebesar 2.335 kW. Nantinya apabila Mesin telah terpasang lengkap, akan ada penambahan DMN menjadi sebesar 3.235 kW sehingga diharapkan listrik dapat beroperasi 24 jam di pulau tersebut.

Dirinya merinci, dalam melayani masyarakat Pulau Kabaena, PLN telah membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 133,89 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 76,15 kms, serta 56 unit gardu distribusi dengan total kapasitas sebesar 3.745 kilo Volt Ampere (kVA). 

"Kami berkomitmen dalam transformasi PLN untuk menerangi masyarakat sehingga dapat mencerdaskan bangsa, adik-adik bisa menggunakan internet di siang hari. Masyarakat juga bisa memajukan pertanian dan membuat cold storage untuk tangkapan ikan, yang muaranya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi," tutupnya.RS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Terkini

X