"Bisa saja jika memang asumsinya dilakukan secara terstruktur dan masif diperintahkan dari atas ke bawah karena yang tercoreng juga adalah legislatif yang ketuanya dari PDIP sendiri. Yaitu Puan Maharani. Jadi aneh," katanya.
Yang pasti, dengan kondisi ini, masyarakat sangat marah. Lalu, jika ketahuan kambing hitamnya adalah PDIP, maka bisa jadi seluruh pemilih yang juga fans sepak bola timnas tentu tidak akan memilih PDIP lagi.
Terutama Ganjar yang selama ini menjadi figur kuat sebagai capres. "Dia akan hancur karena blunder ini," ucap Ali.
Respons PDIP
PDIP pun telah angkat bicara berkaitan dengan pembatalan Indonesia oleh FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. PDIP menyampaikan sangat menyesalkan dan bersedih pada akhirnya FIFA membatalkan status tuan rumah Piala Dunia U-20.
"Ini tentu menjadi pelajaran berharga," tulis Hasto Kristiyanto, Sekjen DPP PDIP dalam rilis yang dikirimkan DPW PDIP Sulsel, kemarin.
Sikap yang PDIP sampaikan sejak awal, tidak pernah menolak Piala Dunia U-20 digelar di Indonesia. Apa yang disampaikan adalah hal yang fundamental guna menyuarakan kemanusiaan dalam hubungan antarbangsa dengan menolak kehadiran Israel. Serta potensi kerentanan sosial dan politik yang akan ditimbulkan oleh kehadiran Timnas Israel.
"Sikap kami ini sama dengan FIFA ketika mencoret Rusia dari babak play off Piala Dunia. Jadi ada presedennya," pungkas Hasto.