politik

PDIP Dukung Pemerintah Naikkan BBM, Tokoh NU: Tapi Nanti Pileg Bisa Menang Lagi

Senin, 5 September 2022 | 09:50 WIB

JAKARTA, rakyatsultra.id—Tokoh Nahdhatul Ulama (NU) Umar Hasibuan mengaku bingung dengan perilaku sebagian masyarakat. PDIP yang sering dikritik rakyat karena mendukung kebijakan pemerintah pada kenyataannya tetap eksis pada momen Pemilu.

"Yg saya bingung dr rakyat indonesia ini. PDIP sbg partai penguasa dukung penuh pemerintah menaikkan harga BBM tp nanti pileg PDIP bisa menang lagi," ujar yang karib disapa Gus Umar itu, dikutip dari unggahan twitternya @UmarHasibuann_7 (4/9/2022).

Belakangan ini, warganet beramai-ramai menviralkan kembali jejak digital figur-figur PDIP yang pernah menangis lantaran harga BBM naik pada 2008 lalu, era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Tangisan figur PDIP karena mendukung kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM bersubsidi kini menjadi ejekan warganet. Tidak sedikit yang mengatakan air mata mereka hanya air mata buaya.

Namun, menatap Pemilu Raya yang sebentar lagi menyapa, PDIP yang meskipun dianggap tidak pro terhadap rakyat, tetap mendulang banyak dukungan menurut survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Hasil survei yang dipresentasikan Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, itu menunjukkan jika pemilihan umum (Pemilu) diadakan sekarang, PDIP akan mendapatkan suara terbanyak, 24,8 persen.

Sementara pada urutan kedua diperebutkan oleh Gerindra, PKB, dan Golkar. Gerindra mendapatkan dukungan 11 persen, PKB 9,5 persen, dan Golkar 9,1 persen.(FAJAR/RS)

Tags

Terkini