Jakarta, Rakyatsultra.id- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana akhirnya meminta maaf secara terbuka atas kasus penganiayaan terhadap dua orang wartawan, MNU (35) dan KI (31) oleh oknum petugas keamanan saat melakukan peliputan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) daerah Jakarta Timur.
“Kami minta maaf, kalau petugas kami melakukan itu,” ucap Dadan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu 1 Oktober 2025.
“Gini, saya belum dapet laporan resmi, tapi kami minta maaf,” ujarnya.
“Kami akan tetap segera klarifikasi kejadian yang sebenarnya, cuma apapun bentuknya kekerasan tidak boleh,” pungkasnya.
Nasib nahas menimpa dua orang wartawan inisial MNU (35) dan KI (31) karena diduga dianiaya oleh oknum petugas keamanan saat melakukan peliputan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) daerah Jakarta Timur.
Penganiayaan terjadi saat keduanya hendak meliput pasca-keracunan yang dialami puluhan siswa SDN 01 Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur.