Jakarta,Rakyatsultra.id- Presiden Prabowo Subianto dinilai berhasil menyatukan kekuatan politik nasional lewat kegiatan retreat kepala daerah di Akmil Magelang.
Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum dan Demokrasi (PSHD), Ade Irfan Pulungan mengapresiasi gagasan brilian Presiden Prabowo yang memanfaatkan kegiatan retret untuk mengumpulkan berbagai unsur politik.
Setidaknya ada Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, hadir dalam agenda retreat kepala daerah dan peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia).
"Ini menunjukkan kepada rakyat Indonesia betapa kompak, bersatunya pemimpin-pemimpin kita yang disatukan oleh gagasan Presiden Prabowo," kata Irfan kepada RMOL, Senin 3 Maret 2025.
Dalam acara retret, turut hadir Puan Maharani yang merupakan Ketua DPR RI sekaligus putri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Setidaknya ada Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, hadir dalam agenda retreat kepala daerah dan peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia).
"Ini menunjukkan kepada rakyat Indonesia betapa kompak, bersatunya pemimpin-pemimpin kita yang disatukan oleh gagasan Presiden Prabowo," kata Irfan kepada RMOL, Senin 3 Maret 2025.
Dalam acara retret, turut hadir Puan Maharani yang merupakan Ketua DPR RI sekaligus putri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
“Presiden Prabowo juga sangat optimis dan patut kita dukung, di mana keinginan beliau sebagai presiden saat ini ingin menjadikan kebersamaan, persatuan, keselarasan, semua potensi-potensi anak bangsa untuk bisa bersinergi dalam semangat menuju Indonesia Emas," kata mantan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden pada Pemerintahan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin itu.