Jakarta,Rakyatsultra.id- Polda Metro Jaya diminta bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang dialami Staf Khusus Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, Arief Rahman.
Arif Rahman dianiaya dan dikeroyok Umar Kei saat dia melakukan upaya mediasi pembebasan Kantor Kadin di Lantai 3, Menara Kadin, Jakarta, pada Senin (16/9).
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Banten, M. Taufik menengarai, kasus tersebut ada kaitannya dengan upaya pembegalan yang dilakukan oleh Anindya Bakrie yang terpilih sebagai Ketua Umum pada Munaslub di Jakarta, Sabtu (14/9).
Menurut Taufik, tidak mungkin Arif Rahman tiba-tiba diserang tanpa ada kaitannya dengan kisruh di Kadin Indonesia.
"Saya menduga bahwa ini ada kaitannya dengan kisah yang terjadi di Kadin," ujar Taufik kepada wartawan, Rabu (18/9
"Polri harus usut tuntas. Apakah ada kaitannya dengan Anindya atau tidak. Bagaimanapun juga, Pak Arif diserang saat hendak berkantor," tandasnya.