politik

Jokowi Disebut Akan Jadi Ketua Koalisi Besar, Ini Kata Gibran

Jumat, 15 Maret 2024 | 07:03 WIB
Gibran Rakabuming Raka

SOLO, rakyatsultra.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut akan menjadi ketua koalisi besar.

Menanggapi usulan itu, Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menyebut belum ada pembicaraan ke arah itu.

"Enggak ada, belum ada pembicaraan seperti itu, ya," katanya di Solo, Jawa Tengah, Kamis.

Disinggung mengenai apakah dirinya setuju dengan kepemimpinan Jokowi pada Koalisi Indonesia Maju, ia belum ingin menanggapi.

"Saya belum bisa menanggapi, ya. Silakan bertanya kepada orang yang mengusulkan," kata Wali Kota Surakarta itu.

Sebelumnya, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menilai usulan salah satu partai agar Presiden Joko Widodo memimpin koalisi besar partai hanya pertimbangan politik yang masih jauh.

"Itu, kan, pertimbangan-pertimbangan politik tujuh bulan ke depan. Ini masih lama, lho. Masih tujuh bulan ke depan, masih banyak yang kita kerjakan," katanya.

Dia mengatakan Presiden Joko Widodo yang diusulkan menjadi ketua koalisi partai pendukung pemerintahan selanjutnya masih terlalu dini, karena masa pemerintahan Presiden Jokowi masih berlangsung sampai Oktober 2024.

Menurut Budi, masih banyak yang harus dikerjakan di bawah pemerintahan Presiden Jokowi dalam kurun waktu tujuh bulan tersebut.

Di sisi lain, Budi Arie juga menilai bahwa usul dari salah satu partai agar Presiden Jokowi menjadi pemimpin besar koalisi partai adalah sebuah aspirasi.

"Yang namanya aspirasi, yang namanya pendapat, untuk hal-hal tertentu seperti tadi Presiden. Ya enggak apa-apa dinamika saja," katanya. JPNN/RS

Tags

Terkini