politik

Kampanye di Yogyakarta, Ganjar Dapat Sambutan Seniman dan Budayawan

Senin, 29 Januari 2024 | 14:24 WIB
Ganjar saat kampanye di Yogyakarta.

rakyatsultra.id - Ribuan orang memadati Alun-Alun Wates di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu (28/1). Mereka menyambut kedatangan calon presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo.

Acara bertajuk Hajatan Rakyat itu dipenuhi lautan manusia sejak pagi. Mereka rela menantikan Ganjar hingga berjam-jam karena panggung penuh dengan hiburan. Grup band Slank turut hadir untuk menghibur massa.

 

Ketika Ganjar tiba, suasana langsung meriah. Teriakan Ganjar Presiden langsung menggema. Warga langsung histeris dan menyambut Ganjar dengan mengacungkan jari tiga.

“Ganjar Presiden. Ganjar wonge dewe,” teriak mereka kompak.

Ganjar langsung menyapa puluhan ribu warga yang ada di sana. Ia langusung membakar semangat para simpatisan dan pendukungnya itu dengan program-program andalannya.

“Bapak ibu, pilih makan siang gratis atau pendidikan gratis?” tanya

Ribuan orang memadati Alun-Alun Wates di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu (28/1). Mereka menyambut kedatangan calon presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo.

Acara bertajuk Hajatan Rakyat itu dipenuhi lautan manusia sejak pagi. Mereka rela menantikan Ganjar hingga berjam-jam karena panggung penuh dengan hiburan. Grup band Slank turut hadir untuk menghibur massa.

 

Ketika Ganjar tiba, suasana langsung meriah. Teriakan Ganjar Presiden langsung menggema. Warga langsung histeris dan menyambut Ganjar dengan mengacungkan jari tiga.

“Ganjar Presiden. Ganjar wonge dewe,” teriak mereka kompak.

Ganjar langsung menyapa puluhan ribu warga yang ada di sana. Ia langusung membakar semangat para simpatisan dan pendukungnya itu dengan program-program andalannya.

“Bapak ibu, pilih makan siang gratis atau pendidikan gratis?” tanya Ganjar. Warga kompak menjawab lebih memilih pendidikan gratis.

Seorang warga bernama Lily mengatakan bahwa pendidikan gratis lebih penting untuk masa depan anak daripada makan siang gratis.

“Pilih pendidikan gratis, Pak, karena pendidikan lebih penting untuk masa depan anak kami,” kata Lily.

Halaman:

Tags

Terkini