Jumat, 28 Agustus 2026

PDIP Minta Pemerintah Jelaskan Sumber Tambahan Perdapatan Negara untuk Target Tahun Depan

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:40 WIB
 Rio Dondokambey (Foto: TV Parlemen)
Rio Dondokambey (Foto: TV Parlemen)
 
Jakarta, Rakyatsultra.id- Fraksi PDI Perjuangan membacakan pandangan umum fraksinya mengenai RUU tentang APBN 2026 yang telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto  dalam pidato Kenegaraan Penyampaian RUU APBN 2026 dan Nota Keuangan pada Jumat akhir pekan lalu.

Pantauan  RMOL, anggota Fraksi PDIP Rio Dondokambey menyampaikan bahwa PDIP memberikan sejumlah catatan terhadap RUU APBN 2026, salah satunya mempertanyakan tambahan pendapatan negara lantaran pada tahun depan ditargetkan sebesar 5,4 persen.

 
“Dalam asumsi dasar makro, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4 persen dan inflasi 2,5 persen. Pemerintah perlu menjelaskan sumber pertumbuhan yang memberi nilai tambah dan dampaknya terhadap peningkatan penghasilan rakyat,” kata Rio Dondokambey.

Selain itu, PDIP juga meminta pemerintah untuk memberikan penjelasan secara rinci terkait rencana transformasi yang akan dilaksanakan dan tahapan dari transformasi tersebut.

“Sehingga akan terlihat dalam perubahan struktur ekonomi dan sosial ekosistem birokrasi dan kemandirian rakyat,” ujarnya.

Fraksi PDIP juga meminta pemerintah bersama jasa otoritas moneter mampu menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.
“Pemerintah bersama dengan otoritas moneter agar menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah agar tidak berdampak pada pelebaran defisit APBN pemerintah,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Terpopuler

X