Jumat, 28 Agustus 2026

Ketua MPR Gelar Tour Wayang, Upaya Pererat Hubungan Indonesia-Malaysia

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Senin, 21 Juli 2025 | 10:36 WIB
 Pagelaran Tour Wayang Santri Malaysia 2025/Ist
Pagelaran Tour Wayang Santri Malaysia 2025/Ist
 
Jakarta, Rakyatsultra.id- Dalam rangka mempererat hubungan budaya Indonesia-Malaysia, Ketua MPR Ahmad Muzani menggagas Tour Wayang Santri Malaysia 2025. 
 
Acara ini menampilkan wayang golek santri bertajuk "Putra Satria Laras" dari Tegal, Jawa Tengah, sebagai bentuk diplomasi budaya sekaligus hiburan bagi diaspora Indonesia di Malaysia.  

 
Wayang Golek Santri memiliki nilai yang penuh keunikan, memadukan seni pedalangan tradisional dengan nilai-nilai Islami, relevan dengan masyarakat multikultural Malaysia.    

"Ini yang kita tunjukkan bahwa di desa desa di Jawa banyak rakyat belajar agama untuk mengingat siapa kita dari mana kita dan untuk siapa kita hidup," kata Ahmad Muzani dalam keterangan tertulis, Senin 21 Juli 2025.

"Ini adalah momentum menunjukkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus merawat ikatan sejarah dengan Malaysia. Wayang menjadi bukti bahwa dua negara serumpun bisa bersinergi melalui seni," tambahnya. 

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini menambahkan, sebagai bangsa serumpun, Indonesia dan Malaysia memiliki ikatan budaya yang tak terpisahkan. Tour Wayang Santri ini adalah strategi diplomasi lunak untuk mengingatkan kembali akar persaudaraan kita. 

"Melalui lakon 'Putra Satria Laras' yang sarat nilai akhlak dan kepemimpinan, kami ingin menunjukkan bahwa seni tradisional mampu menjadi jembatan di tengah tantangan global," tuturnya.

Pagelaran menghadirkan legenda dalang Indonesia Ki Haryo Susilo Enthus Susmono di empat kota yakni Keraton Mbah Anang Johor Bahru, Angsana Mall Johor Bahru, Alamis Hotel Kuala Lumpur, terakhir di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.   

Sebagai Dalang muda milenial, Ki Haryo Susilo Enthus Susmono mengembangkan seni tradisi wayang golek dengan syiar agama Islam yang dikemas dalam bingkai budaya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Terpopuler

X