Jumat, 28 Agustus 2026

Evaluasi Presiden Ada di Tangan Rakyat

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Kamis, 27 Februari 2025 | 14:21 WIB
 Presiden RI Prabowo Subianto saat berpidato dalam penutupan Kongres VI Partai Demokrat, Selasa malam, 25 Februari 2025/RMOL
Presiden RI Prabowo Subianto saat berpidato dalam penutupan Kongres VI Partai Demokrat, Selasa malam, 25 Februari 2025/RMOL
 
Jakarta,Rakyatsultra.id- Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan tidak akan maju lagi pada Pilpres 2029 jika minim prestasi. 
 
Menurut Rocky, prinsip evaluasi dalam sistem demokrasi harus berasal dari eksternal, bukan internal. Evaluasi terhadap seorang presiden  berada di tangan rakyat.

“Yang mengevaluasi presiden itu adalah rakyat, bukan presiden mengevaluasi diri sendiri,” ujar Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Kamis 27 Februari 2025.

Rocky menganalogikan hal ini dengan audit dalam akuntansi, di mana audit eksternal dianggap lebih objektif dan kredibel dibandingkan audit internal. Dalam konteks politik, audit eksternal itu adalah suara rakyat.

“Kalau memang merasa gagal, seharusnya presiden mengatakan ‘saya mundur’. Sebaliknya, jika rakyat menilai berhasil, silakan maju kembali di 2029,” tegasnya.
 
Rocky pun mengingatkan pentingnya keseimbangan kekuasaan (check and balance) dalam pemerintahan. Kekuasaan yang sehat adalah ketika keputusan seorang pemimpin diuji oleh kritik dan evaluasi dari luar, bukan hanya dari dalam lingkaran kekuasaan itu sendiri.

“Jadi protes rakyat itu adalah audit eksternal," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Terpopuler

X