Jumat, 28 Agustus 2026

PKS Tagih Janji Pramono-Rano soal PAD Rp130 Triliun hingga Tak PHK Honorer

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Rabu, 19 Februari 2025 | 12:12 WIB
Gubernur dan wakil gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung dan Rano Karno/Ist
Gubernur dan wakil gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung dan Rano Karno/Ist
 
Jakarta,Rakyatsultra.id- Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli mengucapkan selamat kepada Pramono Anung dan Rano Karno yang akan dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Kamis besok, 20 Februari 2025.
 
Legislator Partai Keadilan Sejahtera itu memandang, Pramono-Rano telah menyiapkan berbagai program ambisius, termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menjaga stabilitas ekonomi di Jakarta.

"Seratus hari pertama Pak Pramono dan bang Rano berjanji bahwa tidak akan ada PHK di kalangan Pemda DKI Jakarta baik itu tenaga honorer maupun ASN, nah ini sesuatu yang bagus," kata Taufik lewat video singkatnya di akun X, Rabu 19 Februari 2025.

Selain itu, Pramono-Rano menargetkan kenaikan PAD dari Rp54 triliun menjadi Rp130 triliun, sebuah lonjakan signifikan yang menjadi tantangan tersendiri dalam implementasinya.

Momentum pelantikan pasangan yang diusung PDIP ini juga bertepatan dengan masuknya bulan Ramadan. Sehingga Taufik mewanti-wanti agar keduanya bisa menjamin stok pangan dalam kondisi aman.

"Ketahanan pangan di Jakarta ini harus dijaga supaya tidak naik harganya, tidak kemudian langka dan kemudian orang-orang yang berpenghasilan rendah itu tidak bisa menikmati lebaran," kata Taufik.

Taufik pun meminta agar Pramono-Rano menginstruksikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengurusi pangan agar menjadi prioritas sehingga distribusi tetap lancar dan terkendali.

Di sisi lain, sektor pendidikan juga menjadi sorotan. Polemik PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) yang kerap menimbulkan kericuhan di setiap tahunnya diharapkan dapat diminimalisir di bawah kepemimpinan Pramono-Rano. 

Tak hanya itu, isu ketenagakerjaan, lingkungan hidup, dan kriminalitas menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditata demi mewujudkan Jakarta sebagai kota global dan pusat ekonomi nasional.

Dengan perolehan suara yang mencapai 50 persen, Pramono dan Rano diminta tetap harus menjaga kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk DPRD DKI Jakarta. 

Sebab Taufik menegaskan, sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan politik menjadi kunci dalam membangun Jakarta yang lebih maju dan inklusif.

"Kolaborasi dengan DPRD sangat diperlukan  untuk membangun Jakarta menjadi kota global dan pusat perekonomian nasional," demikian Taufik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Terpopuler

X