Jumat, 28 Agustus 2026

Rencana Relokasi Warga Gaza ke Indonesia Bentuk Frustrasi AS

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Rabu, 22 Januari 2025 | 13:38 WIB
 Ilustrasi bendera Palestina/Net
Ilustrasi bendera Palestina/Net
 
Jakarta,Rakyatsultra.id- Presiden Amerika Serikat Donald Trump tampaknya tak bisa jauh dari kontroversi. Baru saja resmi dilantik sebagai Presiden ke-47 AS, Trump sudah membuat rencana nyeleneh akan merelokasi 2 juta penduduk Gaza ke sejumlah negara Muslim, termasuk Indonesia
 
Rencana ini diklaim sebagai upaya untuk meredakan konflik berkepanjangan di kawasan tersebut. 

Namun, proposal tersebut mendapat penolakan luas. Termasuk dari pendakwah dan penggiat media sosial, Hilmi Firdaus.

Dia menilai relokasi ini adalah bentuk ketidakadilan terhadap warga Gaza yang telah bertahun-tahun mempertahankan tanah air mereka dari konflik berkepanjangan.

"Enak saja, sudah berkorban begitu banyak, terus mau diusir dari tanah air mereka sendiri," kata Hilmi seperti dikutip redaksi melalui akun X pribadinya, Rabu 22 Januari 2025.

Hilmi menegaskan bahwa solusi konflik Gaza tidak terletak pada pemindahan penduduk, melainkan pada pengembalian hak-hak warga Palestina atas tanah mereka. 

Menurutnya, rencana relokasi ini justru menunjukkan frustrasi dan ketidakmampuan pemerintah Amerika Serikat menghadapi para pejuang Palestina di wilayah tersebut. 

"Kalau enggak bisa menang lawan para pejuang, mending mundur aja, lalu kembalikan hak-hak mereka. Sesimpel itu," tegas Hilmi. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

Terpopuler

X