Jumat, 28 Agustus 2026

Penghapusan PT 20 Persen Tak Jamin Oligarki Setop Bermain

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Senin, 6 Januari 2025 | 11:07 WIB
 Gedung Mahkamah Konstitusi/RMOL
Gedung Mahkamah Konstitusi/RMOL
 
Jakarta,Rakyatsultra.idPenghapusan Presidential Threshold (PT) 20 persen diyakini tidak menjamin oligarki berhenti untuk bermain dalam meloloskan capres-cawapres "bonekanya".
 
Begitu yang disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi merespons penghapusan PT 20 persen oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Setelah MK loloskan PT 0 persen tidak menjamin oligarki tidak akan bermain untuk memuluskan capres-cawapres bonekanya," kata Muslim kepada RMOL, Minggu, 5 Januari 2025.

Untuk itu, menurut Muslim, terkait pemilihan capres-cawapres, sebaiknya dikembalikan ke Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dengan cara kembali ke UUD 1945 asli.

"Kalau saja pemilihan presiden gunakan UUD 1945 asli, dijamin Jokowi tidak akan dapat jadi presiden sampai dua periode," terangnya. 

"Selama 10 tahun bangsa dan negara ini terpuruk akibat pemilihan langsung dengan gunakan UUD 2002. Musibah besar bagi bangsa ini setelah 10 tahun Jokowi jabat, namanya jadi Finalis OCCRP sebagai koruptor dan penjahat HAM," pungkas Muslim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

X