Jumat, 28 Agustus 2026

Polri Perlu Usut Tuntas Penganiayaan Staf Khusus Ketum Kadin

Photo Author
Sitti Asnawati, Rakyat Sultra
- Rabu, 18 September 2024 | 15:19 WIB
 Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Banten, M. Taufik/Net
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Banten, M. Taufik/Net
 
Jakarta,Rakyatsultra.id-  Polda Metro Jaya diminta bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang dialami Staf Khusus Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, Arief Rahman. 

Arif Rahman dianiaya dan dikeroyok Umar Kei saat dia melakukan upaya mediasi pembebasan Kantor Kadin di Lantai 3, Menara Kadin, Jakarta, pada Senin (16/9).

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Banten, M. Taufik menengarai, kasus tersebut ada kaitannya dengan upaya pembegalan yang dilakukan oleh Anindya Bakrie yang terpilih sebagai Ketua Umum pada Munaslub di Jakarta, Sabtu (14/9).

Menurut Taufik, tidak mungkin Arif Rahman tiba-tiba diserang tanpa ada kaitannya dengan kisruh di Kadin Indonesia.

"Saya menduga bahwa ini ada kaitannya dengan kisah yang terjadi di Kadin," ujar Taufik kepada wartawan, Rabu (18/9
Karenanya, Taufik meminta Polri agar mengusut tuntas kasus penganiayaan tersebut. Polri juga harus memberikan keterangan secara transparan apakah ada kaitannya dengan Arsjad Vs Anidya atau tidak.

"Polri harus usut tuntas. Apakah ada kaitannya dengan Anindya atau tidak. Bagaimanapun juga, Pak Arif diserang saat hendak berkantor," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sitti Asnawati

Tags

Terkini

X