Jumat, 28 Agustus 2026

AHY Dilantik, Jokowi Isyaratkan Tak Terkait Konflik Mega dan SBY

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 21 Februari 2024 | 10:22 WIB
Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

rakyatsultra.id - Presiden Joko Widodo dinilai ingin sampaikan pesan cuci diri dari konflik masa lalu Megawati Soekarnoputri dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terkait rencana pelantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY sebagai menteri.

Seperti ramai dikabarkan, AHY bakal dilantik sebagai menteri ATR/BPN, menggantikan Hadi Tjahjanto yang diproyeksi mengisi kursi Menko Polhukam, menggantikan Mahfud MD, Rabu (21/2).

"Kalau untuk mengisi kekosongan, saya (AHY) kira cocok-cocok saja. Tapi kalau benar AHY diberi kursi menteri, artinya Jokowi ingin menyampaikan dua simbol politik sekaligus," kata komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu pagi (21/2).

Pertama, kata dosen di Universitas Dian Nusantara itu, bahwa Jokowi mengapresiasi sikap politik Partai Demokrat, terutama SBY, yang terlihat all out memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Kedua, cuci diri dari konflik masa lalu antara Megawati dan SBY. Dengan memberi kursi menteri ke AHY, secara tidak langsung Jokowi mengumandangkan bahwa dia tidak ada keterkaitan politis lagi dengan Megawati, dan itu sinyal bagi PDIP, bahwa mau tak mau harus jadi oposisi di pemerintahan Prabowo-Gibran," pungkasnya. RMOL/RS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X