Jumat, 28 Agustus 2026

Cak Imin Sebut Menteri BUMN Sebarkan Hoax Atas Nama AMIN

Photo Author
Hadin, Rakyat Sultra
- Selasa, 6 Februari 2024 | 15:55 WIB
Cawapres Nomor Urut 1 Muhaimin Iskandar.
Cawapres Nomor Urut 1 Muhaimin Iskandar.

JAKARTA, rakyatsultra.id - Paslon nomor urut 01 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar disebut mencanangkan ide soal mengubah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi koperasi.

Tak terima dituding, Cak Imin langsung angkat bicara. Lewat unggahan X miliknya, Cak Imin lantang menyebut Erick Thohir telah menyebarkan hoax.

Terlebih informasi tersebut menurut Cak Imin disebarkan Erick Tohir atas nama paslon Anies-Muhaimin (AMIN).

“Menteri BUMN menyebar hoax tentang BUMN atas nama AMIN,” katanya dikutip dari X pada Selasa (6/2/2024).

 

Sebelumnya loyalis Anies Baswedan, Geisz Chalifah membeberkan kronologi bagaimana Paslon 01 disebut mencanangkan ide BUMN menjadi koperasi.

Dia mengatakan hal tersebut berasal dari internal BUMN sendiri yang ikit berdiskusi dengan tim sukses AMIN.

“Kemarin itu ada diskusi di rumah pemenangan Anies di Diponegoro 10. Kan kita terbiasa saat diskusi bukan hanya mengundang tim pemenangan tetapi juga dari para ahli, eksternal ya kan,” katanya.

Seorang bernama Suroto katanya menyampaikan ide-idenya untuk menjadikan BUMN sebagai koperasi.

“Lalu terjadi pembicaraan dengan BUMN, lalu ada seorang yang memahami struktur koperasi namanya pak Suroto dia bicara tentang ide-idenya dia tentang bagaimana menjadikan BUMN sebagai koperasi adalagi Awalil, Awalil tidak bicara itu,” jelasnya.

Kemudian, Geisz menilai Erick telah memanipulasi pemberitaan yangvseolah-olah menjadikan ide tersebut lahir dari Paslon AMIN.

 

“Lalu dicapture oleh media seolah-olah itu dari visi misinya Anies padahal nggak ada sama sekali,” sambungnya.

Pada pernyataan itu, Erick mengatakan akan ada 1,6 juta orang yang akan menganggur jika BUMN diubah menjadi koperasi.

“Lalu oleh Erick berita itu dimanipulasi lalu dibikinlah berita bahwa BUMN dikoperasikan maka akan ada 1,6 juta orang menganggur,” pungkasnya. FJR/RS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hadin

Tags

Terkini

Terpopuler

X