Jumat, 28 Agustus 2026

Mahfud MD Mundur dari Kabinet, PDIP: Keteladanan yang Patut Presiden

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 24 Januari 2024 | 10:05 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD
Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD

rakyatsultra.id - Keputusan yang dinyatakan Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD untuk mundur dari posisinya sebagai Menko Polhukam, diapresiasi politisi PDI Perjuangan.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP TB Hasanuddin memandang sikap yang ditunjukkan oleh Mahfud MD merupakan satu bentuk keteladanan dan etika saat seseorang mengikuti kontestasi politik.

"Ini merupakan keteladanan yang ditunjukkan oleh seorang Mahfud MD," ujar TB Hasanuddin kepada wartawan di Jakarta, Rabu (24/1).

Baca Juga: Mahfud Sebut Ada Aparat Beking Tambang Ilegal

Baca Juga: Kedepankan Moral dan Etika, Mahfud MD Harus Mundur dari Jabatan Menko Polhukam

Baca Juga: Serang Presiden Jokowi saat Debat, Tak Fair Mahfud MD Bertahan di Kabinet

Bagi dia, apa yang dilakukan Mahfud MD seharusnya bisa menjadi contoh bagi aparatur negara yang terlibat langsung dalam kegiatan kampanye atau kontestasi Pemilu 2024.

"Patut dicontoh oleh aparatur negara lainnya bahkan termasuk presiden sekalipun untuk mundur dari jabatannya ketika terlibat langsung dalam kontestasi politik dan berkampanye," tuturnya.

Hasanuddin berharap sikap ini juga diikuti pasangan calon (paslon) capres-cawapres lainnya yang saat ini masih menjabat sebagai aparatur negara atau pembantu presiden.

Hal ini, tegas Hasanuddin, penting dilakukan agar penyelenggaraan Pemilu 2024 berlangsung jujur dan adil.

"Tentu rawan terjadi konflik kepentingan jika seorang capres atau cawapres masih tetap menduduki jabatan publik seperti menteri, gubernur, dan bupati/wali kota," pungkasnya. RMOL/RS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X