pendidikan

Kepala BKN Jadi Penguji pada Promosi Doktor ASN Pemprov Sultra Rami Musrady Zaini

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:52 WIB

Kendari, rakyatsultra.id - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Rami Musrady Zaini, menjalani ujian terbuka promosi doktor di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Kamis, 30 Juli 2026. Menariknya sidang itu menghadirkan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., sebagai penguji eksternal.

Ujian promosi doktor berlangsung mulai pukul 14.00 Wita di Aula Program Pascasarjana UHO. Kehadiran Kepala BKN menjadi Istimewa. Dimana, ditengah kesibukannya sebagai pejabat negara namun masih memberikan perhatian terhadap karir akademik ASN.

Dalam sidang terbuka itu, Rami mempertahankan disertasi berjudul “Pengaruh Manajemen Keuangan Daerah, Good Governance, dan Pengendalian Internal terhadap Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.” Penelitian tersebut mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi transparansi pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

Rami sebagai promovendus diberikan waktu 15 menit mempresentasikan desertasinya dihadapan para penguji serta promotornya. Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. La Ode Safuan, M.P sebagai ketua sidang promosi doktor tersebut mulai mempersilahkan kepada para penguji untuk memberikan pertanyaan terhadap promovendus Rami Musrady Zaini.

Ada yang menarik, ketika kepala BKN Prof Zudan mendapatkan giliran untuk menguji desertasi Rami. Dimana, Prof Zudan mengaku tertarik dan mengapresiasi langkah promovendus Rami Musrady Zaini merupakan seorang ASN di Pemprov Sultra.

“Tentunya ini menjadi bagian dari proses akademik, bagi seorang aparatur untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya. Kita bersyukur satu lagi aparatur kita, khususnya di Sultra meraih gelar akademik tertinggi yakni doktor,” terangnya.

“Bagaimana jika setiap hari aparatur di Indonesia lahir doktor-doktor baru. Tentunya akan memberikan kontribusi positif bagi daerah dan pemerintahan,” katanya.

Saat menguji Prof Zudan mengajukan tiga pertanyaan penting seputar desertasi promovendus.

Rami Zaini bersyukur, dalam kesempatan sidang promosi doktornya dapat hadir Prof Zudan, Kepala BKN RI. Apalagi dengan berbagai kesibukan dan kepadatan jadwal sebagai pejabat negara.

Diketahui, sidang dipimpin Prof. Dr. Ir. La Ode Safuan, M.P. sebagai ketua, dengan Prof. Dr. Arifuddin Mas’ud, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA sebagai sekretaris. Prof. Dr. Sudirman Zaid, S.E., M.Si. bertindak sebagai promotor, didampingi Dr. La Ode Asfahadyadin A., S.E., M.M. dan Dr. Wahyuniati Hamid, M.Si. sebagai ko-promotor.

Tim penguji juga terdiri atas Prof. Dr. H. Samdin, S.E., M.Si., Prof. Dr. Rahmat Madjid, S.E., M.Si., Dr. Juharsah, S.E., M.Si., Dr. Nursaban Rommy S., S.E., M.Si., serta Dr. Nofal Nur, S.E., M.M. Pimpinan Universitas Halu Oleo turut tercatat sebagai penguji kehormatan, dengan mengutus Dr Herman.

Diakhir sidang, Prof Dr. Ir. La Ode Safuan, M.P mengumumkan hasilnya. Dimana Rami Musrady Zaini berhasil mempertahankan desertasinya dihadapan para penguji dan promotor dengan nilai A. Dengan demikian, promovendus resmi menyandang gelar doktor.

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB