Suasana peresmian SMAN 2 Wawonii Tenggara.
LANGARA – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) akhirnya diresmikan pekan lalu.
Unit Sekolah Baru (USB) itu diresmikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Drs Asrun Lio, M.Hum.,PhD yang didampingi Ketua Komisi I DPRD Sultra, Rifqi Saifullah Razak ST, dan Kepala Bappeda Konkep Sapiudin Alibas.
Saat memberikan sambutan, Asrun Lio menyampaikan bahwa pembangunan SMAN 2 Wawonii Tenggara adalah buah perjuangan dari Ketua Komisi I DPRD Sultra, Rifqi Saifullah Razak ST.
"Walaupun bidang pendidikan bukan komisi beliau (Rifqi Saifullah Razak) tetapi beliau paling getol menyuarakan soal pendidikan, bukan saja di Konkep tetapi di daerah-daerah lain, tanpa beliau kemungkinan program ini tidak bisa terlaksana," jelasnya.
Ia juga berterima kepada masyarakat Kecamatan Wawonii Tenggara khususnya warga Mosolo Raya yang turut serta memberikan dukungan sehingga pembangunan USB SMAN 2 Wawonii Tenggara terlaksana.
"Setelah gedungnya selesai maka pasti kita butuh penataan halaman, karena kalau halaman gedungnya tidak ditata ya bagaimana orang bisa tertarik masuk ke sekolah ini," urainya.
Setelah penataan halaman sekolah sambung Asrun Lio, hal yang prioritas yang harus dilakukan adalah pembangunan pagarnya. Meski seperti itu katanya semua itu bisa terwujud apabila ada dukungan dari DPRD Sultra.
"Halaman ini masih luas kalau kita menambah beberapa lokal lagi, yang penting sekolah punya rencana dan proposal supaya gampang diproses, tapi tentu semua ini butuh dukungan dari beliau-beliau (Rasyid Sawal dan Rifqi Saifullah Razak)," bebernya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Sultra Rifqi Saifullah Razak ST mengaku sangat bersyukur atas diresmikannya bangunan SMAN 2 Wawonii Tenggara tersebut.
"Ini adalah jawaban dari kerinduan masyarakat Wawonii Tenggara, yang sejak lima tahun lalu menginginkan pembangunan Sekolah Menengah Atas," katanya.
Akhirnya pembangunan SMA ini bisa diwujudkan kata politikus Demokrat itu, berkat do'a dan dukungan masyarakat.
"Saya tidak punya kekuatan apa-apa tanpa do'a dan dukungan masyarakat Wawonii, khsusunya masyarakat Wawonii Tenggara semua ini tidak bisa terlaksana," tandasnya. (r2/b/aji)