pendidikan

Rektor Unsultra Ingatkan Alumni Agar Tetap Kreatif dan Inovatif

Rabu, 15 Desember 2021 | 10:15 WIB
    Proses perpindahan tali toga yang dilakukan oleh Rektor Unsultra, Prof. Dr. Ir. Andi Bahrun kepada salah satu widudawan. Foto: IST.   KENDARI - Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) kembali mencetak 294 alumni yang terdiri atas 270 orang lulusan sarjana dan 24 orang lulusan Magister Hukum. Wisuda para sarjana dan doktor itu dilaksankan pada Selasa (14/12/2021), di Hotel Claro Kendari dengan penerapan protokol kesehatan. Kepala LLDikti Wilayah IX Sulawesi, Prof. Dr. Jasruddin mengungkapkan, prospek dan proses alumni ke depan akan semakin baik karena Unsultra saat ini sudah menerapkan kerja sama yang baik antara perguruan tinggi luar negeri khususnya Malaysia dan Filipina. Hal ini sangat bagus karena pihaknya sangat menginginkan kampus-kampus swasta di bawah naungan LLDikti Wilayah IX Sulawesi. Bahkan pihaknya sangat berharap mahasiswa Unsultra yang ingin mengambil Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka yakni belajar di perguruan tinggi bisa keluar negeri. Lanjutnya, selain itu Unsultra telah menghadirkan beberapa program studi sangat dibutuhkan oleh daerah dan bangsa. Contoh di Sulawesi Tenggara  banyak sekali tambang, sehingga Unsultra membuka Teknik Pertambangan agar Sumber Daya Manusia kita bisa menguasai teknologi pertambangan. Oleh sebab itu harapannya di masa depan kita bisa menjadi tuan rumah dalam mengolah kekayaan alam dengan demikian kita bisa menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. "Selain itu, program studi yang kita butuhkan hari ini adalah bagaimana cara mengurangi pengangguran, salah satu cara yang paling bagus adalah menciptakan lapangan kerja.  Mestinya para alumni tidak mencari kerja tetapi menciptakan lapangan kerja. Program studi kewirausahaan yang dibuka oleh Unsultra merupakan program studi yang mempersiapkan alumni untuk menjadi pengusaha pengusaha muda. Apalagi dengan revolusi industri 4.0 kita akan kehilangan kurang lebih 1,5 miliar tenaga kerja konvensional tetapi akan muncul 2,1 juta lapangan kerja baru yang di mana diinisiasi oleh generasi muda yang akan secara penuh berbasis pada teknologi," ungkapnya.  Sementara itu, Rektor Unsultra, Prof. Dr. Ir. Andi Bahrun menyampaikan, selamat kepada wisudawan  yang telah berhasil menyelesaikan studinya. Namun ia berpesan kepada para alumni untuk tetap kreatif, mandiri dan inovatif ketika terjun di dunia kerja. Selain itu ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wisudawan dan lebih khusus kepada orang tua/pendamping wisudawan karena wisuda kali ini dilaksanakan sesuai protokol kesehatan akibat pandemi covid 19 sehingga para orang tua dan pendamping berada di luar dan menyaksikan via zoom cloud meeting serta melalui siaran langsung LPP RRI Kendari. "Pada tahun ini Unsultra menetap lulusan terbaik berdasarkan beberapa komponen seperti IPK, lama studi, pengalaman berusaha/bisnis, pengalaman publikasi/persentasi karya ilmiah serta pengalaman organisasi. Lulusan terbaik ditentukan oleh Tim Fakultas dan diverifikasi oleh Tim Universitas," ujarnya.  Prof Andi Bahrun juga mengajak para wisudawan agar tidak cepat puas diri dengan pencapaian yang diraih, tetapi teruslah belajar, meningkatkan kemampuan dalam berbagai  hal agar menjadi insan yang senantiasa beriman, bertakwa, toleran, berakhlak mulia dan tetap menjaga kehormatan diri serta memiliki jiwa nasionalisme dan cinta keberagaman. "Saya berharap kepada para wisudawan agar lebih mandiri dan proaktif yang mampu bekerja dan terus belajar secara independen serta memiliki motivasi untuk mencari ilmu secara mandiri. Selain itu harus memiliki kemampuan berkolaborasi, bekerja secara tim, kemampuan berkomunikasi secara efektif, berkelompok untuk menghasilkan kerja yang baik. Namun disamping itu harus mpunyai kemampuan untuk memecahkan masalah, kemampuan menyerap informasi secara kriti," pungkasnya. (cr5/b/aji)

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB