pendidikan

80 Mahasiswa Peserta KKN Kolaborasi Nusantara "Mondok" di Konsel

Senin, 5 Juli 2021 | 08:18 WIB
    Wabup Konsel, Rasyid Saat menerima mahasiswa KKN Kolaborasi Nusantara. Foto: IST.      ANDOOLO - Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel), Rasyid S.Sos M.Si menyambut kedatangan 80 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Nusantara yang berasal dari sejumlah Universitas Islam Negeri (UIN) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Indonesia. Mereka diterima Konsel 02 itu di Auditorium lantai III Kantor Bupati Konsel. Rasyid berharap para mahasiswa dapat segera beradaptasi dengan lingkungan di mana ditempatkan KKN, dan segera bersosialisasi dengan masyarakat di lokasi masing-masing. Selain itu, ia berpesan, selama 45 hari dilokasi KKN peserta KKN Kolaborasi Nusantara tersebut bisa betah di lokasi dan mampu mengaplikasikan bidang ilmu yang didapatkan dibangku kuliah untuk bisa ditranser dan bermanfaat bagi masyarakat di lokasi KKN. "Apalagi yang datang ini adalah para mahasiswa dengan latar belakang ilmu agama Islam. Tentunya akan memberikan pemahaman lebih tentang syariat agama kepada masyarakat," ungkap Rasyid Pasangan H Surunuddin Dangga ST MM ini juga meminta camat dan kepala desa menerima dan membantu agar program KKN bisa berjalan dengan baik, sehingga dapat menjalin kerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat di lokasi KKN. Dikesempatan yang sama, Wakil Rektor III IAIN Kendari Dr H Herman M.Pd.I yang memimpin rombongan mahasiswa KKN tersebut menjelaskan, KKN Kolaborasi Nusantara dengan melibatkan mahasiswa perguruan tinggi Islam dari luar daerah Sultra tersebut merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh IAIN Kendari. Tema dari KKN tersebut kata Herman adalah Penguatan Moderasi Beragama, Merajut Multikulturalisme di Indonesia. 80 mahasiswa KKN Kolaborasi Nusantara itu berasal dari 8 PTKIN yaitu IAIN Kendari, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Mataram, UIN Antasari Banjarmasin, UIN Samarinda.   Juga ada mahasiswa dari Kediri, IAIN Ponorogo dan IAIN Kudus. Mereka akan melakukan KKN di Kecamatan Konda, Wolasi, Ranomeeto Barat, Mowila dan Tinanggea. (ram/aji) 

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB