Rektor Unilaki, Prof. Dr. Hj. Rostin dan Dekan FEB Unilaki, Misnawati bersama para narasumber. Foto: IST.
UNAAHA - Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas para mahasiswa serta dosen terkait dengan peram Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Industri Jasa Keuangan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lakidende (Unilaki) menggelar seminar dan bazar intermediasi pada hari Kamis, (3/6/2021) di Aula Unilaki.
Rektor Unilaki, Prof. Dr. Hj. Rostin SE., MS. mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan seminar pada hari ini merupakan sebuah terobosan dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas lembaga. Selain itu juga, ini merupakan salah satu langkah dalam meningkatkan kualitas mahasiswa dan dosen terkait bagaimana peran OJK dalam berinovasi mengatasi permasalahan ekonomi yang ada di Indonesia saat ini.
Lanjutnya, diketahui bersama bahwa, pandemi covid-19 yang melanda saat ini membuat ekonomi Indonesia menjadi menurun dan terhambat, untuk itu melalui seminar yang digelar saat ini kita akan membahas bagaimana mengatasi permasalahan ini sehingga perputaran ekonomi di daerah tetap stabil.
"Saya berharap kepada para peserta, baik itu dosen dan mahasiswa dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai. Karena saat ini kita telah mengadirkan berbagai narasumber antar lain Jasa Keuangan Perbangkan dan Pelaku Usaha. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya dan menyerap ilmu yang didapat pada kegiatan seminar hari ini untuk kemajuan dan peningkatan kualitas lembaga serta SDM yang kita miliki," ungkapnya.
Sementara itu, Dekan FEB Unilaki, Misnawati SE., M.SI. mengatakan, kegiatan yang dilakukan pada hari ini adalah sebuah bentuk untuk mendekatkan OJK dengan kampus agar bisa terjalin menjalin kerjasama. Sehingga kedepannya piahnya bisa melakukan peningkatkan kualitas dan kapasitas para mahasiswa serta dosen.
Selain itu, lanjutnya, melalui kegiatan ini para mahasiswa dapat mengetahui apa-apa saja jasa keuangan serta bagaimana peran dari OJK itu sendiri. Dari kegiatan seminar ini pihaknya mengundang beberapa menteri antara lain OJK, PT. Jasindo, Bursa Efek Indonesia, PT. Permodalan Madani Nasional dan Bank Sultra. Untuk itu ia berharap kepada para mahasiswa agar dapat mengikuti kegiatan seminar sampai selesai sehingga mereka dapat mengambil ilmu yang diberikan.
"Kegiatan seminar ini sangat baik untuk para mahasiswa karena mereka bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari materi-materi yang diberikan oleh para narasumber. Kami berharap melalui kegiatan ini para mahasiswa dapat mengetahui lebih jauh lagi tentang jasa-jasa keuangan yang ada saat ini khususnya di Sultra," ujarnya.
Sambungnya, untuk para dosen ia berharap mereka dapat mengikuti secara menyeluruh kegiatan seminar, agar pengetahuan mereka tentang dunia jasa keuangan dan perbankan serta hal yang lain dapat lebih mendalam lagi.
"Kita harapkan juga agar kegiatan yang dilakukan pada hari ini, tidak berhenti sampai disini saja tetapi, ada tindak lanjut dalam bentuk kerjasama atau MoU," pungkasnya. (cr5/b/aji)