pendidikan

AMI-UHO Tanam Pohon Peringati Hari Bumi Sedunia

Senin, 26 April 2021 | 15:12 WIB
  Pose bersama usai melakukan penanaman pohon di Kelurahan Anduonuhu, Sabtu (25/4/2021). Foto: IST.    KENDARI - Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia 22 April, Asosiasi Mikoriza Indonesia (AMI), bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Halu Oleo (UHO), warga Panti Asuhan Al Amin dan mahasiswa Jurusan Kehutanan UHO melakukan penanaman pohon di Kelurahan Anduonuhu, Sabtu (25/4/2021). Aksi penanaman pohon ini berlangsung di sekitar Kantor Lurah Anduonuhu dan Lapangan Bola Anduonuhu. AMI dan mahasiswa KKN menganggap wilayah ini masih kekurangan pepohonan dan merupakan lingkungan yang cukup panas. Penanaman pohon pun dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) yang diwakili Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr Nur Arafah SP MSi yang diawali sambutan Ketua AMI, Prof Dr Ir Husna MP, Camat Poasia Yahya dan turut disaksikan Lurah Anduonuhu dan para dosen pendamping mahasiswa KKN. Dalam sambutannya, Nur Arafah sangat mengapresiasi kegiatan penanaman pohon yang dilakukan oleh pengurus AMI dan mahasiswa KKN UHO, sebagai bukti pengabdian kepada masyarakat sebagaimana poin ketiga dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Jadi kami selaku pimpinan di universitas sangat mengapresiasi apa sudah dilakukan dan diberikan oleh para dosen dalam memberi peran pada universitas dan fakultas dalam pengabdian kepada masyarakat," terangnya. Nur Arafah juga memberi kesan kepada mahasiswa peserta KKN, bahwa KKN ini hanya ada satu kali selama menempuh pendidikan hingga ditingkat S3 hanya ada dan didapatkan di jenjang pendidikan S1, maka dari itu ini adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk memberikan kesan kepada masyarakat, termasuk diri sendiri. "Kita tidak ingin mahasiswa saat KKN memberikan kesan buruk tapi yang baik, dan itu juga yang selalu diingatkan oleh Rektor bahwa jagalah nama baik universitas," ujarnya. Dosen Ilmu Kehutanan UHO ini juga menjelaskan bahwa pada KKN tahun ini, memang agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana pada kesempatan KKN kali ini mahasiswa diberikan kesempatan untuk memilih sendiri lokasi untuk tempat KKN nya karena ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. "Sehingga memang jumlah mereka dalam setiap kelurahan itu agak banyak jumlahnya beda dengan sebelum-sebelumnya, ini sengaja dilakukan tidak didistribusikan di daerah atau tempat-tempat yang jauh agar akses mereka juga tidak terkendala, dikhawatirkan jangan sampai terkontaminasi dengan virus Covid-19 itu," tutup Nur Arafah. Sementara itu, Ketua Asosiasi Mikoriza Indonesia (AMI) Prof Husna mengatakan bahwa penanaman pohon ini tidak lain karena dilingkungan tersebut sangat panas dan tidak ada kesejukan karena lingkungannya yang tidak mendukung. Olehnya itu, pihaknya berinisiatif bersama mahasiswa KKN untuk melakukan penanaman pohon. "Penanaman pohon ini juga sekaligus dengan peringatan Hari Bumi Sedunia yang diperingati tiap tanggal 22 April. Olehnya itu demi mendukung keberlanjutan bumi ini dan menciptakan iklim mikro di daerah ini sehingga pada suatu saat kita dapat menikmati kesejukan, dan tidak ada bencana banjir maka perlu ada pohon," jelas Prof Husna. Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Ilmu Kelautan (FHIL) UHO itu juga menyampaikan, ada dua jenis pohon yang ditanam pada kesempatan ini yaitu jenis pohon tanjung dan glodokan tiang berjumlah 100 pohon. Prof Husna menambahkan, dikesempatan ini pihaknya juga sengaja bekerjasama dengan Panti Asuhan Al Amin diharapkannya agar anak-anak Panti Asuhan selain sebagai sosialis juga diharapkan pada saat selesai penanaman pohon ini anak-anak pesantren lah yang akan menjaga dan memelihara pohon tersebut selama musim panas hingga besar. "Sehingga anak-anak pesantren juga tau dan peduli dengan lingkungan. Nanti kami akan titipkan dana pemeliharaan, dan bekerjasama dengan kelurahan, kepada mahasiswa untuk memelihara pohon ini sebagai amal jariah dikemudian hari. Sehingga bumi kita ini tidak ada lagi bencana, karena dengan penanaman pohon air tidak lagi kemana-mana ketika hujan tapi dapat diserap oleh pohon," pungkasnya. Camat Poasia, Yahya mengaku sangat berterima kasih dan sangat mengapresiasi aksi penanaman pohon oleh dosen dan mahasiswa UHO ini di wilayah Kecamatan Poasia khususnya di Kelurahan Anduonuhu karena ini bakal menjadi bekal dikemudian hari agar lingkungan tetap terjaga. "Kegiatan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa ini santai positif dan sangat bermanfaat sekali bahir lingkungan, apalagi ini ditanam disekitar lapangan langsung, sehingga ini kedepan bisa memberikan kesejukan, mudah-mudahan ini bisa dirawat dan dipelihara dengan baik agar tumbuh besar, dapat dirasakan manfaatnya," ujarnya. Tidak hanya itu, Yahya juga sangat berterima kasih kepada pihak universitas karena sudah mengutus mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata di wilayahnya khususnya di Kelurahan Anduonuhu yang jumlahnya sekitar 74 orang. "Kehadiran mereka juga ini sangat membantu kita di kelurahan, dengan kerja-kerja mereka petugas dan pegawai kami juga sangat terbantu," cetus Yahya. (r6/b/aji)

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB