pendidikan

26 Mahasiswa UMK Laksanakan Program Kampus Mengajar

Rabu, 24 Maret 2021 | 11:46 WIB
    Suasana pelepasan 26 mahasiswa di ruangan senat UMK untuk mengikuti program kampus mengajar. Foto: Dirma/Rakyat Sultra.   KENDARI - Sebanyak 26 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) melakukan program kampus mengajar yang dikasanakan oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Prodi Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Dasar (SD). Pada Hari Senin (22/3/2021), Wakil Rektor I, Dr. Ahmad Muhlis Nuryad melepas para mahasiswa tersebut yang bertempat di ruang senat UMK. Ia mengungkapkan, program Kampus Mengajar merupakan bagian dari Kampus Merdeka yang bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Lanjutnya, dalam program Kampus Mengajar ini, mahasiswa akan ditempatkan pada SD di seluruh Indonesia guna membantu proses belajar-mengajar di sekolah. Program kampus Mangajar ini merupakan angkatan pertama yang dilakukan oleh mahasiswa UMK. Dari 36.000 mahasiswa yang mendaftarkan diri pada program ini, yang dinyatakan lolos hanya kurang lebih 15.000 orang, tidak sampai menyentuh angka 50 persen, dan UMK berhasil meloloskan 26 mahasiswa pada program kampus mengajar angkatan pertama kali ini. "Tentu ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami karena mahasiswa bisa terlibat dalam program kampus mengajar ini. Kami inginkan melalui kegiatan ini dapat memotivasi mahasiswa yang lain untuk bisa mengembangkan dan meningkatkan kualitas dirinya," ungkapnya. Ia menerangkan, pada program kali ini, mahasiswa akan fokus pada daerah 3T (tertinggal, terluar, terdepan) dan pelosok yang membutuhkan bantuan para pengajar dari para mahasiswa, dari data Kemendikbud masih banyak sekolah di daerah 3T yang membutuhkan bantuan para pendamping guru untuk membantu para guru dalam proses belajar mengajar. "Nantinya mahasiswa akan melakukan proses mengajar di sekolah penempatannya selama kurun waktu 3 bulan. Kita harapkan dari pelaksanaan program kampus mengajar ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan para mahasiswa di bidang pendidikan serta mampu menciptakan inovasi yang dapat membantu proses pembelajaran di masa pandemi seperti saat ini," pungkasnya. (cr5/b/aji)

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB