pendidikan

Bupati Konawe Lantik Pengurus MKKS SMP

Rabu, 17 Februari 2021 | 10:14 WIB
Bupati Konawe Lantik Pengurus MKKS SMP masa bakti 2020-2024.   UNAAHA – Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa menghadiri rapat kerja Musyawarah Kerja Kepala Sekolah  (MKKS) SMP Negeri, Swasta dan Satu Atap se-Kabupaten Konawe, Selasa (16/2/2021) di salah satu hotel Kota Unaaha. Orang nomor satu di daerah lumbung beras Sultra ini juga turut melantik pengurus MKKS untuk massa bakti 2020-2024. Pelantikan pengurus dan rapat kerja MKKS Negeri Swasta Tatap Kabupaten Konawe masa bakti 2020-2024 dengan menyongsong tema 'Semangat dan Gerakan guru untuk pendidikan yang gemilang' Dalam sambutannya, Kery menuturkan, sebagai agen pembelajar seorang kepala sekolah (Kepsek) harus memiliki lima kompetensi. Kelimanya yakni, kompetensi manajerial, kewirausahaan, supervisi, kepribadian dan sosial. "Kelima kompetensi tersebut akan melahirkan tindakan cerdas dan bertanggungjawab dari Kepsek yang bersangkutan," ungkapnya. Bupati Konawe dua periode ini juga menekankan agar Kepsek bisa bekerjasama dengan para guru di sekolahnya sebagai sebuah paket team work (tim kerja). Untuk persoalan tersebut, Kery menekankan enam poin yang harus diperhatikan Kepsek. "Pertama, membuat program sekolah. Kedua, pengorganisasian sekolah. Ketiga, pengoperasian sekolah. Keempat, menjalin komunikasi sekolah. Kelima, menata kepegawaian sekolah. Keenam, mengatur pembiayaan sekolah," paparnya. Selain itu, tugas seorang Kepsek, lanjut Kery, tidak hanya terbatas membuat program dan poin-poin lainya. Akan tetapi masih banyak hal lainnya yang perlu dilakukan seorang Kepsek agar sekolahnya bisa lebih maju dan berdaya saing. Semua itu dibutuhkan kreativitas dan inovasi dari seorang kepala sekolah. Mantan Ketua DPRD Konawe ini juga menyarankan untuk tetap menjaga lingkungan sekolah baik secara fisik maupun spikologis. Lingkungan sekolah secara fisik maksudnya dengan memperhatikan ruang belajar, meja, kursi, penerangan dan sirkulasi udara. Sedangkan lingkungan spikologis artinya, menjaga hubungan harmoni antar guru, siswan dan juga orang tua siswa. “Semuanya harus dielaborasi dengan baik baik agar menghadirkan suasana sekolah yang benar-benar nyaman bagi para guru dan siswa,” pungkasnya. (cr2/b/aji)

Tags

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB