Paslon BerAmaL saat kampanye di desa Mata Buranga Kecamatan Wawonii Utara, Sabtu (3/10/2020). Foto: Karim/Rakyat Sultra.
LANGARA - Kampanye pasangan calon (Paslon) Ir H Amrullah MT dan Andi Muh Lutfi SE MM memasuki hari ke enam. Paslon berakronim BerAmaL itu menyambangi Desa Mata Buranga, Kecamatan Wawonii Utara, Sabtu (3/10/2020). Di tempat itu, Ir H Amrullah MT memberikan inspirasi pendidikan pada putra putri Wawonii.
Katanya, program beasiswa Wawonii Cerdas tidak muncul seketika tetapi melalui perenungan panjang dan pengalaman yang dialaminya sejak dia menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
"Betapa susahnya melanjutkan pendidikan di masa kami. Saat melanjutkan pendidikan, saya masih ingat persis saat dibawakan satu karung beras ketan kemudian berangkat melanjutkan sekolah. Itu menandakan bahwa tekad kuat dari orang tua kita untuk bisa mendorong anak-anaknya melanjutkan pendidikan," tuturnya.
Falsafah hidup itulah kata H Amrullah yang dipelajarinya sehingga membulatkan tekadnya untuk berbuat lebih banyak soal pendidikan di tanah kelahirannya.
"Itu falsafahnya, luar biasa. Kemungkinan anak-anak kita tidak mengingat tetapi cerita-cerita masa lalu kita harus jadikan benang merah bahwa kita jadikan pelajaran memacu semangat dan tekad niat kita berbuat yang terbaik untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas Sumber Daya Manusia di pulau ini," urainya dengan mata berkaca-kaca.
Ada yang lain mengatakan bahwa mereka akan menambahkan program beasiswa sambungnya. Mereka saja bisa, apalagi dia dan wakilnya yang meletakan program pertama beasiswa Wawonii Cerdas.
"Insyaallah kita akan tambahkan besaran anggaran beasiswa untuk anak-anak kita, menyesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Katanya mereka akan lakukan dari semester satu, tapi kita akan realisasikan secepatnya, tentang regulasinya akan dibenahi karena kami ini hanya cuti. 6 Desember 2020 aktif kembali jadi Bupati dan Wakil Bupati," bebernya.
Menyinggung soal pembangunan, H Amrullah mengaku tidak perlu dirinya menceritakan hal itu, karena masyarakat sudah tahu. Listrik sudah lingkar semua, jalan juga demikian meskipun belum teraspal secara keseluruhan.
"Program tahap demi tahap yang pasti kita capai. Disiplin ilmu saya teknik, tidak bekerja lompat-lompat, ada tahapan-tahapan yang jelas. Untuk mencapai sasaran final, itulah yang dinamakan visi. Allhamdulillah visi kita tercapai. Belum sampai lima tahun sudah lunas, semua tercapai di tahun ke empat, tahun ke lima itu sudah bonus, hanya karena anggaran kita direfocusing akibat covid-19 makanya ada pengurangan anggaran. Tapi Alhamdulillah masih ada yang disisakan," tandasnya. (r2/b/aji)