pendidikan

Asrun Lio: Belajar di Rumah Bukan Untuk Menuntaskan Kurikulum Pendidikan

Sabtu, 2 Mei 2020 | 15:40 WIB
Asrun Lio (baju putih) KENDARI, RS - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D mengungkapkan kegiatan belajar dari di rumah oleh seluruh peserta didik, di masa pandemik Covid-19, fokusnya bukan untuk menuntaskan kurikulum pendidikan. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber tunggal dalam dialog pendidikan di  program Sultra Cerdas, di Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2020, di Kendari. Belajar dari rumah oleh peserta didik, berfokus pada pemberian pengalaman baru bagi para siswa sekolah. Melalui pengalaman baru tersebut, diharapkan menumbuhkan life skill siswa hingga bisa melahirkan kecerdasan baru. Seperti sebutnya, dengan pengalaman baru yang di dapat, siswa bisa mengetahui bagaimana cara terhindar dari virus corona. Atau melakukan upaya-upaya pencegahan dari paparan virus corona di masa pandemik ini di lingkungannya. "Jadi saya imbau kepada seluruh guru dan kepala sekolah, terkait pemberian belajar dari rumah, fokusnya adalah untuk memberikan pengalaman baru bagi siswa, bagaiamana di masa pandemik ini siswa bisa belajar dari rumah dengan semangat baru, dengan begitu bisa melahirkan life skill siswa. Bukan untuk menuntaskan kurikulum pendidikan," ujarnya. Untuk itu lanjutnya, para guru tentu sudah berpengalaman mengajar, sehingga sudah mengetahui kondisi kejiwaan siswa di masa pandemik. Dirinya juga meminta agar para guru tidak memberikan tugas-tugas berat kepada siswa. Karena bisa melahirkan rasa tertekan, jika tugas-tugas berat diberikan bisa membuat siswa tidak bersemangat untuk belajar dari rumah. "Yang perlu dilakukan adalah bagaimana menumbuhkan minat siswa, memotivasi untuk tetap bersemangat belajar dari rumah di pandemik ini," harapnya. Melalui momentum hari pendidikan ini, dirinya mengimbau kepada seluruh guru untuk tetap bersemangat dan bersama-sama menghadapi situasi yang sulit ini. "Jalan terbaik yang kita lakukan adalah mengatur jarak sosial, jarak fisik, supaya kita tidak terpapar dengan fivus ini, anjuran pemerintah di rumah wajib kita taati. Jangan berupaya menentang hal ini, karena kebijakan pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 adalah untuk kebaikan kita bersama," harapnya. (ags)

Terkini

Gen Z Jadi Tantangan Baru pembinaan Gerakan Pramuka

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:24 WIB